Contoh Nasakh

pengertian nasakh secara lengkap

Pengertian Nasakh dan Contoh Nasakh Secara Lengkap

Pengertian Nasakh dan Contoh Nasakh merupakan salah satu Materi Islam yang cukup penting untuk dibahas dan diulas secara lebih dalam, karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa diluar sana masih banyak Para Pembaca Muslim dan Muslimah yang belum cukup memahami tentang Materi Islam Nasakh ini. Untuk alasan tersebutlah, Penulis Mistamaja HP akan membahas Pengertian, Contoh dan Macam Nasakh secara lebih detail kepada kalian Para Pembaca Muslim dan Muslimah.

pengertian nasakh secara lengkap

A. Pengertian Nasakh

Langsung saja didalam Pengertian Nasakh secara istilah sendiri adalah sesuatu ungkapan yg memiliki arti membatalkan sesuatu, kemudian menempatkan hal lainnya sebagai pengganti, dengan cara menghapus semuanya atau memindahkan.

Adapun perlu kalian ketahui bahwa Pengertian Nasakh didalam Al Qur’an sendiri terbagi menjadi 2, yakni : Nasikh dan Mansukh. Pengertian Nasikh ialah menghapus (pengganti), dan Pengertian Mansukh ialah yg dihapus (diganti).

Hanya saja terdapat beberapa pendapat lainnya mengenai Pengertian Nasakh ini, kurang lebih terdapat 4 Pengertian Nasakh yang perlu kalian ketahui yg antara lain :

1. Nasakh merupakan membatalkan hukum yg diperoleh dari nash (dalil) yg pertama, dibatalkan dgn ketentuan nash (dalil) yg datang kemudian.

2. Nasakh merupakan menghapus hukum syara’ dgn menggunakan dalil syara’ pula.

3. Nasakh merupakan menghapus hukum syara’ dgn menggunakan dalil syara’ pula dgn adanya tenggat waktu, dengan catatan kalau sekiranya tidak ada nasakh itu hukum yg pertama akan tetap berlaku.

4. Nasakh ialah membatasi keumuman nash yg terdahulu maupun yg mengqayidi (menentukan) arti dari lafad mutlak-nya dgn nash.

B. Macam – Macam Nasakh di Ajaran Islam

Kemudian untuk Macam dan Jenis Nasakh sendiri dibedakan menjadi Empat Macam Nasakh yang antara lain :

1. Nasakh Al Qur’an dengan Al Qur’an,

2. Nasakh Al Qur’an dengan Al Sunnah

Dalam hal ini bisa kalian lihat didalam Firman Allah SWT yg berbunyi : ” Diwaijbkan atas kamu, apabila maut hendak menjemput seseorang diantara kamu, jika dia meninggalkan harta, berwasiatlah utk kedua orang tua serta karib kerabat dgn cara yg baik, sebagai kewajiban bagi orang – orang yg bertakwa (QS. Al-Baqarah ayat 180) ”.

3. Nasakh Sunnah dengan Al Qur’an

Macam Nasakh ini menghapus ketetapan yg didasarkan pada sunnah, dan digantikan dg hukum yg didasarkan pada Al Qur’an. Seperti di Naskh nya arah Kiblat Shalat Baitul Maqdis yg berdasarkan sunnah dengan firman Allah SWT berikut:

” Kami melihat wajah-mu (Muhammad) sering menegadah ke-arah langit, maka akan kami palingkan engkau ke kiblat yg engkau senangi. maka hadapkan-lah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja km berada, hadapkan-lah wajahmu ke arah itu…. (QS. Al Baqarah ayat 144) ”.

4. Nasakh Sunnah dg Sunnah

Nasakh ini sendiri terbagi menjadi 4 bagian, yakni:

– Nasakh sunnah yg mutawatir dengan mutawatir.
– Nasakh sunnah yg ahad dengan yg ahad.
– Nasakh sunnah yg ahad dengan yg mutawatir.
– Nasakh sunnah yg mutawatir dengan yg ahad.

C. Hikmah – Hikmah Nasakh

Sedangkan didalam Hikmah dan Keutamaan Nasakh yg bisa didapatkan oleh seorang Muslim – Muslimah antara lain.

1. Bisa memelihara kemaslaha’tan hamba dgn syariat yg lebih bermanfaat untuk mereka, kpd agama serta dunianya sepanjang zaman.

2. Masa perkembangan dlm pembentukan tasyri’, sehingga mencapai kesempurnaan.

3. Sebagai bentuk ujian serta cobaan dgn melaksanakan serta meninggalkan.

4. Menjaga agar perkembangan hukum Islam senantiasa terkait dengan perkembangan zaman.

5. Memberikan keringanan kepada umat Islam.

Nasakh dapat diketahui melalui riwayat yg tegas dari Rasulullah SAW ataupun dari seorang shahabi yg mengatakan : Ayat ini menasakhkan ayat itu. Terkadang dgn nasakh ini pertentangan antara dua ayat dapat terselesaikan, tentunya saja dgn mengetahui sejarah sehingga dpt diketahui mana yg lebih awal ataupun akhir turunnya, dan didalam mengetahui nasakh tidak boleh berandar kdp para mufassirin atau ijtihad para mujtahidin tanpa didasarkan kpd nash yg sahih.

Mungkin seperti itu saja pembahasan mengenai Pengertian Nasakh, Macam Nasakh dan Contoh Nasakh. Semoga saja apa yang dituliskan oleh Penulis disini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah karena sekali lagi perlu ditekankan disini bahwa Materi Nasakh ini cukup penting sehingga sudah sangat bijak sekali bagi kalian Para Pembaca untuk mengetahui dan memahami Materi Islam Nasakh ini.