Contoh Limbah Anorganik

perbedaan sampah organik dan anorganik lengkap

Pengertian Limbah Organik dan Anorganik Beserta Contohnya

Pengertian Limbah Organik dan Anorganik – Perlu kalian ketahui terlebih dahulu bahwa didalam Pengertian Limbah Adalah buangan yg dihasilkan oleh suatu proses produksi baik Produksi Industri maupun Produksi Rumah Tangga (Domestik), dan Macam – Macam Limbah sendiri ada beberapa macam yakni Limbah Sampah, Limbah Black Water (Air Kakus) dan Limbah Air Buangan (Grey Water).

Adapun Jenis – Jenis Limbah jika ditinjau menurut Bahan Kimia Senyawanya maka dibagi menjadi 2 Macam Limbah yakni Limbah Senyawa Organik dan Limbah Senyawa Anorganik. Kemudian untuk mengetahui Perbedaan Limbah Organik dengan Limbah Anorganik ini, maka bisa kalian baca dan pahami penjelasan tentang Limbah Organik dan Anorganik yang telah dituliskan oleh Penulis Mistajama HP dibawah ini :

1. Pengertian Limbah Organik dan Contohnya

Pengertian Limbah Organik adalah limbah yg masih bisa diuraikan kembali oleh suatu Bakteri, dan jika dilihat secara umum Pengertian Limbah Organik itu sendiri berasal dari berbagai macam sisa aktivitas Manusia, Hewan, ataupun Tumbuhan. Limbah Organik atau sampah organik sendiri bisa didaur ulang menjadi berbagai macam hal, seperti misalnya kotoran hewan atau manusia yang bisa dijadikan sebagai sumber gas.

Gas tersebut nantinya bisa menjadi salah satu alternatif energi gas yang bisa digunakan sebagai salah satu keperluan rumah tangga seperti memasak. Kemudian dapat pula diolah menjadi pupuk ataupun kompos yang berguna merawat tanaman agar lebih subur, malahan sudah terbukti akurat bahwa Tanaman jika diberikan Pupuk (Kompos) dari Limbah Organik seperti Kompos Kotoran Hewan maka hasilnya akan lebih bagus.

Contoh Limbah Organik antara lain :

  • Dedaunan
  • Kulit Telur
  • Kulit Pohon
  • Dedaunan
  • Kotoran Hewan
  • Kotoran Manusia
  • Sisa Sayuran
  • Tulang Hewan, dll.

perbedaan sampah organik dan anorganik lengkap

2. Pengertian Limbah Anorganik dan Contohnya

Pengertian Limbah Anorganik adalah sisa limbah atau sampah yang sudah tidak dapat diuraikan kembali oleh Bakteri (dekomposer). Beberapa Contoh Limbah Anorganik itu sendiri diantaranya adalah Sisa Sabun Cuci, Sampah Kantong Plastik, Sisa Kain yang sudah tidak digunakan, Limbah Hasil Pabrik, Limbah Minyak, kemudian Sampah Botol Plastik berbagai macam minuman, dan juga sampah yang berasal dari Logam. Dari Macam – Macam Contoh Limbah Anorganik tersebut bisa dioleh kembali dan untuk Pengolahan Limbah Anorganik ini sendiri dapat dilakukan dengan cara daur ulang atau recycle.

Beberapa Contoh Sisa Limbah Anorganik yang dapat didaur ulang ialah sisa botol plastik yang dimanfaatkan kembali menjadi berbagai macam kerajinan tangan, baik itu hiasan dinding, peralatan rumah tangga, dan lainnya. Selain itu Contoh Limbah Anorganik lainnya yang dapat didaur ulang lagi selain Plastik adalah sisa logam seperti baja, besi, dan logam lainnya yang dapat dilebur kembali dan digunakan sebagai membuat peralatan lainnya. Akan tetapi tidak semua jenis limbah anorganik dapat didaur ulang, dan beberapa Contoh Limbah Anorganik yang tidak dapat didaur ulang adalah Limbah dari Pabrik.

Yang antara lain Limbah Pabrik dalam bentuk Cair, Limbah Pabrik dalam bentuk Padat, Limbah Pabrik dalam bentu Gas, dan juga Limbah Pabrik dalam bentuk Partikel. Dan perlu kalian ketahui bahwa Limbah Anorganik dari Pabrik yang sampai saat ini sangat mencemari lingkungan adalah limbah cair karena komponen limbah cair ini terdiri dari campuran limbah padat, baik itu organik ataupun anorganik sehingga sangat berbahaya sekali bagi Lingkungan. Selain limbah cair, limbah pabrik lainnya yang sangat mencemari lingkungan adalah limbah gas, dimana limbah ini dapat mencemari berbagai macam spesies udara seperti burung dan dapat merusak atmosfer bumi.

Demikianlah penjelasan secara lebih detail tentang salah satu Materi Biologi mengenai Pengertian Limbah Organik dan Anorganik, semoga saja ulasan ini bisa berguna bagi kalian Para Pembaca Online di Situs Mistamaja HP ini. Paling tidak kalian sebagai Pembaca sudah cukup mengerti akan Perbedaan Antara Limbah Organik dan Limbah Anorganik, karena tidak bisa dipungkiri bahwa Limbah Organik dan Limbah Anorganik ini sangat banyak sekali di sekitar Lingkungan Kalian.