Pengertian Syarat Sah Shalat dan Syarat Wajib Shalat Fardhu

Sebelum membahas terlebih jauh mengenai Perbedaan Syarat Sah dan Syarat Wajib Shalat Fardhu, ada baiknya bagi kalian sebagai seorang muslim untuk mengetahui bahwa mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu itu sudah diwajibkan atas setiap muslim yang telah memasuki Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu, karena didalam Hukum Mengerjakan Shalat Fardhu sendiri ialah Fardhu Ain sehingga akan mendapatkan keutamaan dan pahala yang banyak bagi setiap muslim – muslimah yang mengerjakannya.

Tetapi akan mendapatkan dosa besar bagi setiap muslim – muslimah yang secara sengaja meninggalkan shalat wajib lima waktu ini. Dalil yang menjelaskan bahwa seorang muslim – muslimah telah diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala untuk mengerjakan shalat wajib lima waktu, telah banyak dijelaskan didalam Kitab Suci Al Qur’an. Salah satunya bisa kalian baca Firman Allah Subhanahu wa ta’ala didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 43 yang berbunyi : ” Dan dirikanlah Shalat, tunaikan-lah zakat dan ber’rukulah bersama orang – orang yang ruku ”.

perbedaan syarat wajib dan syarat sah shalat

Selain Firman Allah Subhanahu wa ta’ala didalam Surat Al Baqarah Ayat 43 tersebut, tentunya masih banyak lagi dalil – dalil diwajibkan atas seorang muslim untuk mengerjakan shalat wajib lima waktu didalam Al Qur’an. Namun saat ini kami kembalikan ke topik utama, yakni Perbedaan Syarat Wajib Shalat dengan Syarat Sah Shalat karena topik ini cukup penting untuk dipahami oleh kalian Pembaca Muslim. Mungkin ada baiknya kalian memahami terlebih dahulu tentang Pengertian Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat Fardhu yang telah dijelaskan dibawah ini :

Pengertian Syarat Wajib Shalat Fardhu

Adapun didalam Pengertian Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu ini adalah syarat atau ketentuan yang harus dimiliki oleh setiap muslim – muslimah sebelum mengerjakan shalat wajib lima waktu. Untuk Macam Syarat Wajib Shalat Fardhu menurut Jumhur Ulama antara lain :

1. Beragama Islam

2. Baligh (Sudah Dewasa)

3. Berakal (Tidak Gila)

Sehingga bisa disimpulkan bahwa jika seseorang telah memenuhi ketentuan – ketentuan Syarat Wajib Shalat Fardhu tersebut maka seorang muslim – muslimah telah wajib mengerjakan shalat fardhu lima waktu, tetapi jika salah satu saja macam syarat wajib shalat fardhu diatas tidak ada (tidak terpenuhi) maka ia tidak diwajibkan untuk mengerjakan shalat fardhu.

Pengertian Syarat Sah Shalat Fardhu

Kemudian didalam Pengertian Syarat Sah Shalat Fardhu ini adalah ketentuan atau persyaratan yang harus ada dan harus dilakukan oleh seorang Muslim – Muslimah sebelum ia mengerjakan shalat wajib lima waktu. Hal ini berkaitan dengan sah atau tidaknya shalat yang akan ia kerjakan, dan untuk Macam Syarat Sah Shalat Fardhu tersebut antara lain :

1. Suci dari Hadats dan Najis

2. Berpakaian yang Suci

3. Mengerjakan Shalat di Tempat Yang Suci

4. Mengetahui Waktu Mengerjakan Shalat

5. Menghadap ke Kiblat.

Bisa disimpulkan jika seseorang muslim tidak memenuhi salah satu saja dari ketentuan – ketentuan syarat sah shalat fardhu tersebut, maka shalat fardhu yang akan dikerjakan oleh seorang muslim tersebut tidak lah Sah.

Seperti itulah pembahasan mengenai Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Shalat yang ada didalam Ajaran islam menurut Jumhur Ulama, dan dengan memahami ulasan ini semoga saja kalian sebagai seorang Pembaca Online yang Muslim – Muslimah bisa mengetahui Perbedaan Antara Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat Fardhu ini, karena sekali lagi perlu disampaikan bahwa Materi Islam ini sangat penting untuk dipahami oleh kalian Para Pembaca Muslim di Indonesia.

loading...