Mistamaja hp

macam najis dan cara mensucikan najis di ajaran islam

3 Macam Najis dan Cara Membersihkan Najis Sesuai Sunnah

Penjelasan mengenai Macam Macam Najis dan Cara Membersihkan Najis sesuai Sunnah ini merupakan pembahasan yang cukup penting bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah yang ada di Indonesia, karena menjaga tubuh (mensucikan badan) dari Hadats dan Najis termasuk kedalam salah satu Syarat Sah Shalat Wajib Lima Waktu didalam Ajaran Islam, sehingga jika kalian seorang umat muslim akan mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu dalam keadaan Berhadats dan Bernajis maka tidak akan Sah Shalatnya.

Adapun didalam Pengertian Najis didalam ajaran islam sendiri adalah kotoran yang menyebabkan terhalangnya seseorang untuk beribadah kpd Allah Subhanahu wa ta’ala, karena definisi dari kata Najis sendiri dapat diartikan sebagai Jijik atau Kotoran. Beberapa contoh benda atau sesuatu yang termasuk kedalam najis, antara lain Darah, Nanah, Bangkai (kecuali Bangkai Manusia, Bangkai Ikan, dan Bangkai Belalang), Hewan Anjing dan Hewan Babi, segala sesuatu yg keluar dari Kubul dan Dubur serta Arak (Minuman Keras).

macam najis dan cara mensucikan najis di ajaran islam

3 Macam Najis dan Cara Mensucikannya

Kemudian untuk Jenis Jenis Najis di Ajaran Islam sendiri terbagi menjadi 3 Macam Najis jika dilihat dari cara membersihkannya, dan Ketiga Macam Najis tersebut antara lain

1. Najis Mukhaffafah

Pengertian Najis Mukhaffafah adalah Najis yang Ringan, dan Cara Mensucikan Najis Mukhaffafah ini juga cukup mudah yakni cukup dengan cara diperciki atau dibasuh dengan air pada bagian tubuh (badan) yang terkena oleh najis mukhaffafah ini. Dan untuk Contoh Najis Mukhaffafah ini antara lain

  1. Air Kencing Bayi Laki Laki Belum Umur 2 Tahun
  2. Madzi yakni Air yg keluar dari Kemaluan akibat terangsang, namun Madzi ini keluar tidak dengan cara memuncrat.

Perlu kalian ketahui bahwa meskipun masih terdapat bekas najis yang melekat, najis tersebut sudah dianggap bersih atau suci karena sekali lagi Najis Mukhaffafah merupakan najis yang ringan.

2. Najis Mutawassitah

Untuk Pengertian Najis Mutawassitah sendiri ialah najis yang sedang, dan Cara Mensucikan Najis Mutawassitah ini kalian harus membersihkan najis ini sampai tuntas, tanpa ada bekas yang melekat. Adapun didalam Cara Membersihkan Najis Mutawassitah ini bisa dengan cara menggunakan air, digosok – gosok menggunakan tanah atau benda lainnya, ataupun dengan cara lain. Contoh Najis Mutawassitah ini antara lain :

  1. Kotoran Manusia
  2. Darah Haid
  3. Air Mani yang cair
  4. Arak (Minuman Keras)
  5. Kotoran Hewan Yang Haram Dimakan
  6. Bangkai Hewan, Kecuali Bangkai Manusia, Ikan dan Belalang

Selain itu Najis Mutawassitah terbagi menjadi dua bagian, yang antara lain Najis Mutawassitah Ainiyah yakni najis yang memiliki wujud atau bentuknya dapat dilihat, dan Najis Mutawassitah Hukmiyah yakni najis yang bentuk atau bendanya tidak terlihat.

3. Najis Mughallazah

Pengertian Najis Mughallazah adalah Najis Yang Berat, dan Cara Mensucikan Najis Mughallazah ini dengan cara dicuci sampai 7 kali baik itu menggunakan air ataupun air yang dicampurkan dengan tanah. Untuk Contoh Najis Mughallazah ini antara lain :

  1. Terkena Babi (Menyentuh Babi)
  2. Terkena Air Liur Anjing, baik secara sengaja ataupun tidak sengaja
  3. Hewan Keturuan Anjing dan Babi

Selain Ketiga Macam Najis yang telah dijelaskan diatas, terdapat pula Macam Najis yang lainnya yaitu Najis Ma’fu atau najis yang dimaafkan. Pengertian Najis Ma’fu adalah najis yang tidak perlu dicuci atau dibasuh. Contoh najis ma’fu diantaranya adalah najis bangkai yg tidak mengalirkan darah, keluar darah atau nanah dari kulit dengan jumlah yang sedikit, debu, serta air lorong yg memercikan sedikit dan sulit untuk menghindarinya.

Seperti itulah pembahasan tentang Materi Islam mengenai Macam dan Cara Membersihkan Najis di Ajaran Islam, semoga saja apa yang telah dituliskan oleh Penulis Mistamaja HP ini bisa berguna bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah. Hal tersebut dikarenakan sebagai Penulis Online sangat meyakini bahwa diluar sana masih banyak Masyarakat Muslim yang belum begitu memahami dan belum begitu mengerti akan Macam – Macam Najis dan Contoh – Contoh Najis tersebut, sehingga dengan adanya ulasan ini maka Penulis sangat berharap dapat memberikan ilmu yang bermanfaat bagi mereka.

syarat wajib dan syarat sah shalat fardhu

3 Syarat Wajib Shalat dan 5 Syarat Sah Shalat Fardhu Lengkap

Pembahasan mengenai Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Shalat sangatlah perlu untuk pahami oleh Para Pembaca Muslim, karena Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat merupakan persyaratan yang harus ada oleh setiap Muslim sebelum mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu disetiap harinya. Adapun Syarat Sholat dan Syarat Sah Sholat dalam konteks ini merupakan sesuatu yg menjadi penentu suatu keabsahan suatu Shalat, dan bukan bagian dari Sholat sehingga Syarat Sah dan Syarat Wajib ini berbeda dg Rukun Shalat karena Rukun Shalat merupakan bagian dari Shalat.

Hal ini tentu sangat penting sekali bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah karena mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu merupakan termasuk kedalam Rukun Islam Pertama dan suatu Kewajiban yang harus dilakukan (dikerjakan) oleh setiap Muslim di setiap harinya. Dalam hal ini bisa kalian lihat didalam Firman Allah Subhanahu wa ta’ala di Al Qur’an Surat Ta Ha Ayat 14 yang berbunyi : ” Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yg hak) selain Aku, maka sembah-lah Aku dan dirikan-lah Sholat untuk mengingat Aku (QS. Ta Ha, Ayat 14) ”.

Selain itu bisa kalian lihat juga didalam Firman Allah Subhanahu wa ta’ala, didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 43 yang berbunyi : ” Dan dirikanlah Sholat, Tunaikan-lah Zakat, dan rukulah beserta orang2 yg ruku (QS. Al Baqarah Ayat 43) ”. Dengan melihat Perintah Mengerjakan Sholat didalam Al Qur’an tersebut, maka sudah dipastikan bahwa Sholat Fardhu Lima Waktu merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan dan dikerjakan oleh setiap Muslim – Muslimah yang telah memenuhi Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalatnya.

syarat wajib dan syarat sah shalat fardhu

3 Syarat Wajib Shalat Fardhu di Ajaran Islam

Untuk Pengertian Syarat Wajib Shalat Fardhu adalah suatu persyaratan (ketentuan) yang harus ada bagi setiap Muslim – Muslimah yang akan mengerjakan Shalat Fardhu, dan jika salah satu Syarat Wajib Sholat Fardhu ini tidak ada (belum terpenuhi) maka seseorang tersebut belum diwajibkan untuk mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu.

Adapun didalam Syarat Wajib Shalat sendiri masih sama dengan syarat – sayarat wajib ibadah lainnya, dan menurut Syekh Muhammad bin Qasim dalam Fathul Qarib telah menerangkan bahwa Syarat Wajib Shalat terbagi menjadi 3 yakni Islam, Baligh dan Berakal. Mungkin bisa kalian pahami penjelasan mengenai 3 Syarat Wajib Menunaikan Sholat Fardhu tersebut dibawah ini :

1. Islam

Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Fardhu yang pertama ialah Beragama Islam, atau telah memeluk Agama Islam karena telah dijelaskan didalam Al Qur’an bahwa setiap Muslim – Muslimah itu telah diwajibkan untuk mengerjakan Sholat, sehingga jika Seorang Non Muslim maka tidak diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu.

2. Baligh (Dewasa)

Untuk Syarat Wajib Melaksanakan Shalat Fardhu kedua ialah sudah Baligh atau sudah Dewasa. Konteks Baligh (Dewasa) didalam Ajaran Islam sendiri telah dijelaskan bahwa Ciri – Ciri Seseorang telah Dewasa (Baligh) antara lain sudah menginjak Umur kurang lebih 12 tahun – 15 tahun, sudah mengalami Mimpi Basah bagi Muslim Laki – Laki, dan sudah mulai keluar Darah Haid atau sering disebut dengan Datang Bulan untuk Muslimah Perempuan.

3. Berakal

Syarat Wajib Shalat Wajib Yang Ketiga ialah Berakal (Tidak Gila), karena Shalat merupakan Hubungan Manusia dengan Allah maka Manusia yang sehat Akalnya (Berakal) yang diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu. Oleh karena itu bagi Seseorang Muslim – Muslimah yang mengalami kelainan Akal atau tidak sehat akalnya (Gila) maka tidak diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu.

5 Syarat Sah Shalat Fardhu di Ajaran Islam

Kemudian untuk Pengertian Syarat Sah Shalat Fardhu adalah ketentuan – ketentuan (Syarat) yang harus dilakukan atau harus ada bagi setiap Muslim – Muslimah yang akan mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu, agar Shalat Wajib Lima Waktu yang dikerjakannya menjadi Sah. Adapun untuk Macam – Macam Syarat Sah Shalat Fardhu sendiri terdiri dari 5 macam, dan penjelasan mengenai 5 Macam Syarat Sah Mengerjakan Shalat Fardhu ini bisa kalian lihat dibawah ini :

1. Suci Badan Dari Hadats dan Najis

Untuk Syarat Sah Menunaikan Shalat Wajib Lima Waktu yang pertama ialah suci dari Hadats dan Najis. Dalam konteks ini dengan Berwudhu sebelum mengerjakan Shalat untuk Suci dari Hadats dan Najis Kecil, sedangkan Mandi Wajib untuk bersuci dari Hadats Besar. Terdapat Sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dari Hadits Ibnu Umar yang berbunyi : ” Allah tidak akan menerima Sholat yg dikerjakan tanpa Bersuci ”.

2. Menutup Aurat Dengan Pakaian Yang Suci

Untuk Syarat Sah Melaksanakan Shalat Fardhu yang kedua ialah menutup Aurat dengan Pakaian yang suci. Terdapat Hadits Shahih dari Aisyah Ra bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda : ” Allah tidak akan menerima Sholat-nya seorang Baligh (Dewasa) kecuali dengan mengenakan Khimar ”.

3. Berada Ditempat Yang Suci

Maksud dari Syarat Sah Shalat Fardhu yang ketiga ini ialah mengerjakan Shalat ditempat – tempat yang Suci dari Hadats dan Najis. Perlu kalian ketahui bahwa terdapat tempat – tempat yang dilarang untuk mengerjakan Shalat yakni shalat ditempat pembuangan sampah, tempat penyembelihan hewan, ditengah – tengah jalan, shalat di kamar mandi, shalat di Kuburan, shalat di Kandang Unta dan shalat diatas bangunan Ka’bah Mekkah.

4. Mengetahui Masuk Waktu Shalat

Syarat Sah Sholat Wajib Lima Waktu Yang Keempat adalah mengetahui waktu shalat wajib lima waktu tersebut, karena Shalat Wajib Lima Waktu (Shalat Subuh, Shalat Dzuhur, Shalat Ashar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya) mempunyai waktu yang berbeda – beda sehingga seorang Muslim – Muslimah harus mengetahui Masuknya Waktu Shalat Wajib tersebut, sehingga tidak akan Sah Shalatnya jika mengerjakan Shalat Wajib ketika belum masuk waktunya shalat.

5. Menghadap Kiblat

Macam Syarat Sah Shalat Wajib Lima Waktu yang terakhir ialah mengerjakan Shalat menghadap ke Arah Kiblat. Dalam hal ini bisa kalian lihat Firman Allah Subhanahu wa ta’ala didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah, Ayat 150 yang berbunyi : ” …. maka palingkan-lah wajahmu ke Masjidil haram. Dan dimana saja km sekalian berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya…. (QS. Al Baqarah, Ayat 150) ”.

Untuk Perbedaan Syarat Sah dan Syarat Wajib Shalat adalah jika setiap Muslim – Muslimah telah memenuhi Ketiga Macam Syarat Wajib Shalat yang telah dijelaskan diatas maka Muslim – Muslimah diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu disetiap harinya. Adapun untuk Lima Syarat Sah Dalam Shalat harus ada oleh setiap Muslim – Muslimah, itu untuk memenuhi ketentuan – ketentuan (Syarat) yang harus dilakukan bagi setiap Muslim – Muslimah supaya Shalat Wajib Lima Waktu yang dilaksanakannya menjadi Sah.

Mungkin hanya seperti itu saja penjelasan mengenai Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat Fardhu Lima Waktu, dan semoga saja Materi Islam yang telah dijelaskan didalam Website Mistamaja HP ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah Online di Indonesia, karena tidak bisa dipungkiri pula bahwa diluar sana pasti masih ada beberapa Pembaca Muslim – Muslimah yang belum begitu memahami dan mengerti akan Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Shalat ini.

pengertian nasakh secara lengkap

Pengertian Nasakh dan Contoh Nasakh Secara Lengkap

Pengertian Nasakh dan Contoh Nasakh merupakan salah satu Materi Islam yang cukup penting untuk dibahas dan diulas secara lebih dalam, karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa diluar sana masih banyak Para Pembaca Muslim dan Muslimah yang belum cukup memahami tentang Materi Islam Nasakh ini. Untuk alasan tersebutlah, Penulis Mistamaja HP akan membahas Pengertian, Contoh dan Macam Nasakh secara lebih detail kepada kalian Para Pembaca Muslim dan Muslimah.

pengertian nasakh secara lengkap

A. Pengertian Nasakh

Langsung saja didalam Pengertian Nasakh secara istilah sendiri adalah sesuatu ungkapan yg memiliki arti membatalkan sesuatu, kemudian menempatkan hal lainnya sebagai pengganti, dengan cara menghapus semuanya atau memindahkan.

Adapun perlu kalian ketahui bahwa Pengertian Nasakh didalam Al Qur’an sendiri terbagi menjadi 2, yakni : Nasikh dan Mansukh. Pengertian Nasikh ialah menghapus (pengganti), dan Pengertian Mansukh ialah yg dihapus (diganti).

Hanya saja terdapat beberapa pendapat lainnya mengenai Pengertian Nasakh ini, kurang lebih terdapat 4 Pengertian Nasakh yang perlu kalian ketahui yg antara lain :

1. Nasakh merupakan membatalkan hukum yg diperoleh dari nash (dalil) yg pertama, dibatalkan dgn ketentuan nash (dalil) yg datang kemudian.

2. Nasakh merupakan menghapus hukum syara’ dgn menggunakan dalil syara’ pula.

3. Nasakh merupakan menghapus hukum syara’ dgn menggunakan dalil syara’ pula dgn adanya tenggat waktu, dengan catatan kalau sekiranya tidak ada nasakh itu hukum yg pertama akan tetap berlaku.

4. Nasakh ialah membatasi keumuman nash yg terdahulu maupun yg mengqayidi (menentukan) arti dari lafad mutlak-nya dgn nash.

B. Macam – Macam Nasakh di Ajaran Islam

Kemudian untuk Macam dan Jenis Nasakh sendiri dibedakan menjadi Empat Macam Nasakh yang antara lain :

1. Nasakh Al Qur’an dengan Al Qur’an,

2. Nasakh Al Qur’an dengan Al Sunnah

Dalam hal ini bisa kalian lihat didalam Firman Allah SWT yg berbunyi : ” Diwaijbkan atas kamu, apabila maut hendak menjemput seseorang diantara kamu, jika dia meninggalkan harta, berwasiatlah utk kedua orang tua serta karib kerabat dgn cara yg baik, sebagai kewajiban bagi orang – orang yg bertakwa (QS. Al-Baqarah ayat 180) ”.

3. Nasakh Sunnah dengan Al Qur’an

Macam Nasakh ini menghapus ketetapan yg didasarkan pada sunnah, dan digantikan dg hukum yg didasarkan pada Al Qur’an. Seperti di Naskh nya arah Kiblat Shalat Baitul Maqdis yg berdasarkan sunnah dengan firman Allah SWT berikut:

” Kami melihat wajah-mu (Muhammad) sering menegadah ke-arah langit, maka akan kami palingkan engkau ke kiblat yg engkau senangi. maka hadapkan-lah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja km berada, hadapkan-lah wajahmu ke arah itu…. (QS. Al Baqarah ayat 144) ”.

4. Nasakh Sunnah dg Sunnah

Nasakh ini sendiri terbagi menjadi 4 bagian, yakni:

– Nasakh sunnah yg mutawatir dengan mutawatir.
– Nasakh sunnah yg ahad dengan yg ahad.
– Nasakh sunnah yg ahad dengan yg mutawatir.
– Nasakh sunnah yg mutawatir dengan yg ahad.

C. Hikmah – Hikmah Nasakh

Sedangkan didalam Hikmah dan Keutamaan Nasakh yg bisa didapatkan oleh seorang Muslim – Muslimah antara lain.

1. Bisa memelihara kemaslaha’tan hamba dgn syariat yg lebih bermanfaat untuk mereka, kpd agama serta dunianya sepanjang zaman.

2. Masa perkembangan dlm pembentukan tasyri’, sehingga mencapai kesempurnaan.

3. Sebagai bentuk ujian serta cobaan dgn melaksanakan serta meninggalkan.

4. Menjaga agar perkembangan hukum Islam senantiasa terkait dengan perkembangan zaman.

5. Memberikan keringanan kepada umat Islam.

Nasakh dapat diketahui melalui riwayat yg tegas dari Rasulullah SAW ataupun dari seorang shahabi yg mengatakan : Ayat ini menasakhkan ayat itu. Terkadang dgn nasakh ini pertentangan antara dua ayat dapat terselesaikan, tentunya saja dgn mengetahui sejarah sehingga dpt diketahui mana yg lebih awal ataupun akhir turunnya, dan didalam mengetahui nasakh tidak boleh berandar kdp para mufassirin atau ijtihad para mujtahidin tanpa didasarkan kpd nash yg sahih.

Mungkin seperti itu saja pembahasan mengenai Pengertian Nasakh, Macam Nasakh dan Contoh Nasakh. Semoga saja apa yang dituliskan oleh Penulis disini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah karena sekali lagi perlu ditekankan disini bahwa Materi Nasakh ini cukup penting sehingga sudah sangat bijak sekali bagi kalian Para Pembaca untuk mengetahui dan memahami Materi Islam Nasakh ini.

pengertian bacaan mad wajib muttashil

Apa Yang Dimaksud Bacaan Mad Wajib Muttashil

Bacaan Mad Wajib Muttashil – Pembahasan mengenai Apa Itu Mad Wajib Muttashil tentunya cukup penting bagi Para Pembaca Online di Mistamaja HP dan Para Pelajar Muslim Muslimah yang ada di Indonesia, karena tidak bisa dipungkiri bahwa Mad Wajib Muttashil ini termasuk kedalam salah satu Macam Ilmu Tajwid didalam membaca Al Qur’an yg paling banyak dicari oleh Para Pembaca dan Para Pelajar Muslim di Tanah Air.

Mungkin langsung saja didalam Pengertian Bacaan Mad Wajib Muttashil adalah salah satu ilmu tajwid yg harus dibaca Bersambung jika terdapat Huruf Hijaiyah Mad Thobi’ie bertemu dengan Huruf Hijaiyah Hamzah dalam Satu Kata didalam Bacaan Ayat Al Qur’an. Hal tersebut dikarenakan, secara garis besar Mad Wajib Muttashil ini terbagi menjadi 3 Suku kata yakni Mad (Panjang), Wajib (Harus) dan Kata Muttashil (Bersambung).

Cara Membaca Bacaan Mad Wajib Muttashil

pengertian bacaan mad wajib muttashil

Kemudian setelah kalian cukup mengetahui tentang Apa Itu Mad Wajib Muttashil dan Pengertian Mad Wajib Muttashil, maka dibawah ini perlu kalian ketahui juga Tata Cara Membaca Mad Wajib Muttashil didalam membaca Al Qur’an. Untuk Cara Membaca Bacaan Mad Wajib Muttashil ini harus dipanjangkan (bersambung) sampai 2 1/2 Alif, atau bisa dikatakan sepanjang 5 Harokat atau 2 1/2 kali panjang Mad Thobi’ie.

Dan perlu ditekankan sekali lagi kepada kalian Para Pembaca dan Para Pelajar Muslim di Laman Website Mistamaja HP, bahwa Cara Membaca Bacaan Mad Wajib Muttashil yg dipanjangkan (bersambung) sampai 2 1/2 Alif (Sepanjang 5 Harokat) ini berlaku jika terdapat Huruf Hijaiyah Mad Thobi’ie bertemu dengan Huruf Hijaiyah Hamzah didalam Satu Kata Ayat Al Qur’an.

Mungkin seperti itulah pembahasan secara lebih sederhana mengetahui Apa Yang Dimaksud Dengan Bacaan Mad Wajib Muttashil, dan semoga saja ulasan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim dan Pelajar Muslim di Indonesia, karena ulasan ini sama pentingnya dengan ulasan Contoh Bacaan Mad Wajib Muttashil didalam Al Qur’an.

Sebelum mengakhiri tulisan ini, ada baiknya kalian mengetahui bahwa membaca Al Qur’an itu sangatlah banyak keutamannya, dan salah satunya akan mendapatkan Pahala yg banyak. Konteks ini bisa kalian lihat didalam Sabda Nabi Muhammad SAW yg berbunyi : ” Siapa saja yg membaca 1 Huruf dari Kitab Allah (Kitab Suci Al Qur’an), maka bagi-nya 1 kebaikan, 1 kebaikan itu akan dibalas sebanyak 10 kali lipatnya (Hadits Riwayat At Tirmidzi) ”.

rumus gelombang transversal

Rumus Gelombang Transversal dan Contoh Soalnya Lengkap

Rumus Gelombang Transversal – Sebelum mengetahui secara lebih dalam mengenai Rumus Cepat Rambat Gelombang Transversal, ada baiknya jika kalian mengetahui terlebih dahulu tentang Apa Itu Gelombang Transversal. Dan dalam hal ini Pengertian Gelombang Transversal adalah gelombang yg mempunyai arah rambatnya secara tegak lurus dgn arah getarannya. Gelombang transversal juga termasuk salah satu dari contoh gelombang mekanik yg merambatnya membutuhkan adanya medium.

Gelombang Transversal juga mempunyai sebutan yg lain seperti Simpangan (jarak suatu titik pd gelombang terhadap posisi setimbang), Puncak Gelombang (titik tertinggi pd gelombang), Dasar Gelombang (titik terendah pd gelombang), Bukit Gelombang (lengkungan yg berada bagian atas posisi setimbang), Lembah Gelombang (lengkungan yg berada pada bagian bawah posisi setimbang) dan Amplitudo (jarak puncak ataupun dasar gelombang terhadap posisi setimbang).

rumus cepat rambat gelombang transversal

Adapun untuk Macam Macam Contoh Gelombang Transversal yg bisa kalian temukan sebagai Para Pembaca dan Para Pelajar di dalam kehidupan sehari – hari diantaranya ialah Gelombang yg ada di Air yg terjadi apabila diberi gangguan, Gelombang Ombak Laut maupun Gelombang didalam Danau, dan Gelombang pada tali yg sd dimainkan sehingga bisa disimpulkan bahwa kalian tidak akan terlalu sulit untuk melihat Contoh Gelombang Transversal karena sering ditemui di Kehidupan Sehari – Hari.

1. Rumus Gelombang Transversal

Untuk pembahasan mengenai Rumus Cepat Rambat Gelombang Transversal bisa kalian lihat ulasannya dibawah ini :

rumus gelombang transversal

Keterangan :

λ (Lamda) ialah panjang gelombang (m)
V ialah cepat rambat gelombang (m/s)
f ialah frekuensi gelombang (sekon/detik)
n ialah jumlah gelombang
t ialah waktu (sekon/detik)

Adapun agar kalian sebagai Pembaca Online di Mistamaja HP bisa lebih memahami tentang Rumus Gelombang Transversal ini, maka bisa kalian lihat dan pahami Contoh Soal Gelombang Transversal yang telah dibuatkan Penulis Mistamaja HP untuk kalian semuanya.

2. Contoh Soal Gelombang Transversal

Jika ada Tali yg digetarkan akan membentuk gelombang dengan panjang gelombang yg dimiliki sepanjang 40 cm, dan jika besaran periode gelombang adalah 2 sekon, maka berapakah nilai cepat rambat gelombang tersebut. ?

Jawabannya :

λ = 40 cm atau 0.4 m
t = 2 sekon
V = λ / t = 0.4 / 2 = 0.2 m/s

Jika terdapat sebuah Gelombang yg bergetar sebanyak 120 kali selama 1 Menit, dan jika panjang gelombangnya sebesar 2 Meter. maka berapakah nilai dari cepat rambat gelombang tersebut ?

Diketahui :

n = 120 kali

t = 1 Menit : 60 Detik

λ = 2

Jawabannya :

Kita mencari nilai Frekuensi dari Gelombang terlebih dahulu, dg rumus :

f = n/t

f = 120 / 60 = 2 Hz

Maka setelah itu, baru memasukkan Rumus :

v = λ x f

v = 2 x 2

v = 4 m/s

Seperti itulah pembahasan mengenai Rumus Gelombang Transversal dan Contoh Soal Gelombang Transversal yang bisa penulis beriman kepada kalian Para Pembaca Online dan Para Pelajar, karena tidak bisa dipungkiri bahwa ulasan ini sama pentingnya dg Materi Fisika yg lain yakni Contoh Hukum Newton di Kehidupan Sehari – Hari.

Oleh karena itu sebagai Penulis, sangat berharap bahwa dengan adanya ulasan ini maka kalian sebagai Para Pelajar dan Pembaca Online bisa lebih memahami secara lebih dalam mengenai ulasan Rumus Gelombang Transversal ini. Dan akhir kata, jika terdapat penulisan kalimat didalam Artikel ini, Penulis memohon Maaf kepada kalian Para Pembaca Online di Mistamaja HP.

rumus persegi matematika dan contoh soalnya

Rumus Luas dan Keliling Persegi Matematika Terlengkap

Rumus Persegi Matematika – Pengertian Persegi Matematika ini adalah suatu Bangun Segi Empat yg mempunyai empat buah sisi yang sama panjang dan empat sudut siku – siku yang dapat menempati suatu bingkainya dengan Delapan Cara. Dan perlu kalian ketahui juga sebagai Para Pembaca Online dan Para Pelajar di Mistamaja HP bahwa Persegi Metematika ini termasuk kedalam Bangun Datar Matematika.

Dengan Sifat – Sifat Persegi yg cukup sama (hampir sama) dg Sifat Bangun Datar Persegi Panjang, karena didalam Sifat – Sifat Persegi ini antara lain semua sifat bangun datar persegi panjang sama dg Sifat Bangun Datar Persegi, semua Sisi Persegi itu sama panjang, sudut – sudut bangun datar persegi jika dibagi 2 maka akan sama besar oleh Diagonal2 nya dan Diagonal2 persegi akan saling berpotongan sama panjang dg membentuk sudut siku – siku.

Selain itu didalam Rumus Bangun Datar Persegi Matematika terbagi menjadi 2 Rumus Persegi, yakni Rumus Luas Persegi dan Rumus Keliling Persegi. Untuk itu dikesempatan ini Penulis akan menjelaskan Kedua Rumus Persegi Matematika ini kepada kalian Para Pembaca Online di Mistamaja HP secara lebih detail, beserta Contoh Soal Mencari Luas dan Keliling Persegi yang bisa kalian lihat dan pahami secara langsung dibawah ini.

rumus persegi matematika dan contoh soalnya

1. Rumus Luas Persegi Matematika

Untuk Rumus Menghitung Luas Persegi dan Contoh Soal Persegi bisa kalian lihat dibawah ini

Rumus Luas Persegi = s x s atau L = s²

Contoh Soal Mencari Luas Persegi Matematika dengan Rumus Mencari Luas Persegi :

Jika terdapat sebuah Tempat yg mempunyai Bentuk Persegi dan tempat tersebut memiliki Sisi 10 m, maka berapakah Luas tempat tersebut ?

Jawaban :

L = s x s

L = 10 x 10

L = 100 m²

Sehingga Luas Tempat yang berbentuk Persegi tersebut sebesar 100 m².

2. Rumus Keliling Persegi Matematika

Kemudian untuk penjelasan mengenai Rumus Menghitung Keliling Persegi dan Contoh Soal Keliling Persegi bisa kalian lihat dibawah ini.

Rumus Keliling Persegi = 4 x s (s : sisi – sisi)

Untuk Contoh Soal Menghitung Keliling Persegi Matematika bisa kalian lihat contohnya dibawah ini.

Jika terdapat suatu tempat dengan berbentuk Persegi, yang mempunyai suatu Panjang Sisi 10 cm. Maka hitunglah Keliling Persegi tempat tersebut ?.

Jawabannya :

Keliling = 4 x s

Keliling = 4 x 10 cm

Keliling = 40 cm.

Sehingga Keliling Tempat berbentuk Persegi tersebut sebesar 40 cm.

Mungkin seperti itulah pembahasan mengenai Rumus Luas dan Persegi Matematika yang telah dijelaskan secara lebih detail, dengan Contoh Soal Persegi nya.

Semoga saja apa yang telah dijelaskan dan ditulis oleh saya selaku Penulis Mistamaja HP ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca dan Para Pelajar. Hal tersebut dikarenakan bahwa ulasan Rumus Persegi ini cukup sering dicari oleh Para Pembaca Online di Google Search seperti ulasan mengenai Contoh Hukum Newton 1, 2 dan 3 di Kehidupan Manusia Sehari Hari.

contoh hukum newton di kehidupan sehari hari

Contoh Hukum Newton 1, 2 dan 3 di Kehidupan Sehari – Hari

Contoh Hukum Newton 1, 2 dan 3 – Sebelum membahas secara lebih dalam mengenai Contoh Hukum Newton Pertama, Kedua dan Ketiga di dalam Kehidupan Sehari – Hari Manusia, ada baiknya bagi kalian Para Pembaca dan Para Pelajar untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai Apa Itu Hukum Newton didalam ilmu Fisika. Pengertian mengenai Hukum Newton sendiri adalah Tiga Hukum Fisika yg pertama kali di Rangkum oleh Isaac Newton.

Isaac Newton sendiri merupakan Seorang Fisikawan, Ahli Astronomi, Matematikawan dan Teolog berasal dari Inggris yang merancang Ketiga Hukum Newton ini didalam Karyanya yg berjudul Philosophiae Naturalis Principia Mathematica yg pertama kali diterbitkan pada 5 Juli 1687 Silam. Lalu Ketiga Hukum Newton (Hukum Newton 1, Hukum Newton 2 dan Hukum Newton 3) ini menggambarkan hubungan antara gaya yg bekerja pd suatu benda dan gerak.

Mungkin bisa kalian lihat Bunyi Hukum Newton 1 berbunyi : Jika Resultan gaya yg bekerja pada benda yg sama dg Nol, maka benda yg mula – mula diam akan tetap diam. Benda yg mula2 bergerak lurus beraturan akan tetap lurus beraturan dg kecepatan tetap. Lalu didalam Bunyi Hukum Newton 2 berbunyi : Suatu Percepatan dari Benda akan sebanding dg Jumlah gaya yg bekerja pada Benda itu, dan berbanding terbalik dg Massanya.

contoh hukum newton di kehidupan sehari hari

Lalu didalam Bunyi Hukum Newton 3 berbunyi : Jika suatu Benda memberkan gaya pd Benda yg lain maka Benda yg dikenai gaya akan memberikan gaya yg besarnya sama dg gaya yg diterima dari benda yg pertama, tp arahnya akan berlawanan. Mungkin untuk lebih memahami mengenai Ketiga Bunyi Hukum Newton tersebut, bisa kalian lihat Contoh – Contoh Hukum Newton 1, 2 dan 3 didalam Kehidupan Manusia Sehari – Hari dibawah ini :

A. Contoh Hukum Newton 1

Penjelasan mengenai Bunyi Hukum 1 Newton diatas ialah Setiap benda akan bisa mempertahankan suatu posisi diam ataupun bergerak lurus beraturan, terkecuali ada gaya yg bekerja untuk mengubahnya. Hukum Pertama Newton ini menyatakan apabila resultan gaya atau jumlah vektor dari semua gaya yg bekerja pada benda memiliki nilai nol,

Maka kecepatan benda tersebut ialah konstan, sehingga artinya setiap benda akan cenderung mempertahankan kedudukannya. Adapun didalam Contoh Hukum Newton 1 di Kehidupan Manusia Sehari Hari antara lain:

1. Contoh Hukum Newton Pertama ialah Saat seseorang mengerem kendaraan bermotor atau mobil, maka tubuh akan terdorong ke depan.

2. Contoh Hukum Newton Kesatu lainnya Saat seseorang menginjak pedal gas, maka tubuh akan terdorong ke belakang.

3. Contoh Hukum Newton I yg lain ialah Kertas yg dibawah Gelas Kaca ditarik dg capat, maka Gelas akan tetap Diam karna Resultan Gayanya sebesar Nol.

B. Contoh Hukum Newton 2

Penjelasan mengenai Bunyi Hukum Newton 2 diatas ialah apabila total dari gaya pd sebuah partikel akan sama dengan banyaknya perbuahan momentum linier p terhadap waktu. Maka Massa yg berkurang ataupun bertambah dari suatu sistem bisa menimbulkan suatu perubahan didlm suatu momentum, dan perubahan momentum ini bukanlah akibat dari adanya gaya.

Untuk dapat menghitung sistem dgn massa yg bisa berubah – ubah, diperlukan adanya persamaan yang berbeda. Sesuai dgn Hukum Newton Pertama, bahwa turunan momentum terhadap waktu tidak nol pada saat terjadi perubahan arah, meskipun tidak terjadinya perubahan besaran karena Hukum kedua ini memerlukan perubahan apabila realtivitas khusus diperhitungkan. Adapun didalam Contoh Hukum Newton 2 di Kehidupan Sehari – Hari antara lain :

1. Contoh Hukum Newton Dua ialah Badak Besar mendorong Badak Kecil sehingga Hewan Badak Kecil tersebut terpental.

2. Contoh Hukum Newton Kedua yg lain ialah Mobil Truk yg membawa Massa (Benda) Sedikit maka bisa mendapatkan percepatan yg lebih besar, daripada Mobil Truck yg membawa Muatan sangat banyak.

3. Contoh Hukum Newton II lainnya ialah Seseorang yg mendorong Grobak Mie Ayam dgn kekuatan tertentu, maka Grobak Mie Ayam akan berjalan dg suatu percepatan tertentu.

C. Contoh Hukum Newton 3

Penjelasan mengenai Bunyi Hukum Newton 3 diatas ialah setiap aksi selalu ada reaksi yg sama besar, dan akan berlawanan arah atau gaya dari 2 benda pada satu sama lain selalu sama besar serta berlawanan arah. Sehingga jika ada Benda apapun yg dapat menarik (menekan) suatu benda lain maka akan mengalami suatu Tarikan (tekanan) dg nilai yg sama dari benda yg ditekanan atau ditarik.

Hukum Ketiga newton ini juga menjelaskan apabila semua gaya merupakan interaksi antara benda yang berbeda, maka tidak ada gaya yg bekerja hanya pada suatu benda. Sebagai contoh jika terdapat Benda B mengerjakan gaya pd benda C, maka benda C secara bersamaan akan mengerjakan gaya dgn besar yg sama terhadap benda B serta kedua gaya segaris. Untuk Contoh Hukum Newton 3 di Kehidupan Manusia Sehari – Hari antara lain :

1. Contoh Hukum Newton Ketiga ialah jika kita menekan Hidung kita, maka hidung juga menekan tangan kita.

2. Contoh Hukum Newton Tiga lainnya ialah saat tangan kita memukul meja maka akan terasa sakit karna meja akan memberikan gaya dorong sebagai reaksi ke tangan.

3. Contoh Hukum Newton III yg lain ialah Semburan gas panas ke bawah yg dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar roket akan mendorong roket tersebut meluncur ke atas.

Seperti itulah pembahasan mengenai Contoh – Contoh Hukum Newton I, II dan III yang ada di Kehidupan Manusia sehari – hari. Dan tentunya masih banyak lagi Contoh Hukum Gaya Newton 1, 2 dan 3 lainnya yang bisa kalian temukan dan praktekan sendiri dirumah masing – masing.

Akhir kata, semoga ulasan ini bisa bermanfaat bagi kalian Para Pelajar (Siswa – Siswi) dan Para Pembaca Online di Laman Website Mistamajahp ini, karena sebagai Penulis Mistamaja Hp tentu berharap bahwa ulasan mengenai Contoh Hukum Newton di Kehidupan Sehari – hari ini bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian Para Pembaca.

sifat bayangan cermin datar, cekung dan cembung

Sifat Bayangan Cermin Datar, Cekung dan Cembung Lengkap

Sifat Bayangan Cermin Datar, Cekung dan Cembung – Pengertian mengenai Cermin sendiri ialah suatu permukaan yg licin, dan dapat menciptakan suatu Pantulan Bayangan benda dengan Sempurna. Cermin ini sering kali digunakan oleh Manusia, dan bisa dikatakan bahwa Cermin sebagai salah satu Benda Mati yg sangat sering dicari oleh Manusia.

Hanya saja didalam Jenis – Jenis Cermin sendiri terbagi menjadi 3 Macam Cermin, yang antara lain Cermin Datar, Cermin Cekung dan Cermin Cembung. Adapun untuk Pengertian dan Sifat – Sifat Bayangan Cermin Datar, Cermin Cekung dan Cermin Cembung bisa kalian lihat penjelasannya secara lebih lengkap dibawah ini :

sifat bayangan cermin datar, cekung dan cembung

A. Sifat Bayangan Cermin Datar

Pengertian mengenai Bayangan Cermin Datar ialah cermin yg memiliki permukaan datar seperti bentuk garis lurus. Bayangan dari benda yg dibentuk oleh cermin datas akan memiliki ukuran panjang dan lebar yg sama persis dengan benda tersebut. Dengan jarak yg dibentuk diantara benda serta cermin adalah sama dengan jarak antara cermin serta bayangannya.

Contoh Cermin Datar didalam Kehidupan Sehari – Hari adalah cermin rias yg dipakai sehari – hari oleh kalian. Adapun untuk Sifat – Sifat Cermin Datar antara lain :

1. Bayangan bersifat maya

bayangan pada cermin datar akan berada didalam cermin.

2. Memiliki tinggi yang sama dg objek

objek akan tampak sama tingginya dengan bayangan apabila bercermin pada cermin datar.

3. Memiliki ukuran yang sama dg objek

ukuran yang dihasilkan oleh bayangan pun akan tampak sama seperti objek aslinya.

4. Bayangan bersifat tegak

Pada seseorang berdiri tegak, maka tubuh pada cermin datar akan tampak terlihat serta tubuhnya tidak terbalik, bagian kepala akan tetap berada pada kepala dan kaki akan tetap pada kaki.

5. Bayangan bersifat terbalik

Pada saat bercermin menggunakan cermin datar, bagian kiri dari objek akan terlihat menjadi bagian kanan dan begitu juga sebaliknya, bagian kanan akan menjadi bagian kiri.

6. Memiliki jarak benda yang sama dgn jarak bayangannya

Apabila objek berada pada jarak yang dekat, maka objek pada cermin juga akan terlihat dekat dan sebaliknya.

B. Sifat Bayangan Cermin Cekung

Pengertian Bayangan Cermin Cekung adalah jenis cermin yg mempunyai permukaan berbentuk cekung atau lengkungan teratur ke bagian dalam mirip dengan bentuk permukaan bola. Pada bagian tengah cermin akan memiliki jarak yang lebih jauh ke benda dari pada bagian sisi atau tepi cermin. Terdapat sebuah titik imajiner yang menjadi pusat dari kelengkungan cermin tersebut yg mempunyai jarak sama dg setiap titik pada permukaan cermin.

Contoh Penggunaan Cermin Cekung pada Kehidupan Sehari – Hari biasanya digunakan untuk pemantulan lampu kendaraan, agar cahaya yg dihasilkan tampak menyebar atau tidak bertumpu pada satu titik saja. Cermin Cekung sendiri biasa digunakan pula pada senter, dan beberapa tipe lampu sorot yang lainnya. Untuk Sifat – Sifat Cermin Cekung antara lain :

1. Sifat bayangan akan tampak nyata, terbalik, tegak, serta diperkecil apabila objek diletakan lebih besar dari pada titik fokus cermin.

2. Sifat bayangan akan tampak nyata, terbalik, tegak, serta diperkecil apabila objek diletakan diantara titik fokus cermin.

C. Sifat Bayangan Cermin Cembung

Pengertian Bayangan Cermin Cembung ialah jenis cermin yg memiliki permukaan dg bentuk melengkung ke luar. Pada bagian tengah cermin akan memiliki jarak lebih dekat ke benda dari pada bagian tepiannya. Pada cermin cembung juga terdapat titik imajiner yg menjadi pusat kelengkungan cermin itu sendiri yg memiliki jarak yg sama dgn setiap titik pada permukaan cermin.

Contoh Cermin Cembung disetiap harinya, biasanya digunakan pada kaca spion kendaraan. Adapun didalam Sifat – Sifat Cermin Cembung antara lain :

1. Sifat bayangan akan tampak maya

dimana bayangan akan tampak berada didalam cermin.

2. Sifat bayangan tampak tegak

bayangan dari objek akan tetap tampak sama seperti objek aslinya.

3. Sifat bayangan diperkecil

dimana ukuran objek pada cermin akan tampak lebih kecil dari objek aslinya.

Demikianlah pembahasan mengenai Sifat Bayangan Cermin Datar, Cermin Cekung dan Cermin Cembung. Semoga saja apa yg telah dijelaskan oleh kami ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online di Mistamajahp ini, karena sebagai Penulis Mistamajahp sangat yakin bahwa diluar sana masih banyak Para Pelajar yg belum begitu memahami tentang Sifat Bayangan Cermin Datar, Cekung dan Cembung ini.

pengertian gempa tektonik dan vulkanik

Pengertian Gempa Tektonik dan Gempa Vulkanik Lengkap

Pengertian Gempa Tektonik dan Vulkanik – Pengertian mengenai Gempa Bumi sendiri ialah Getaran yg terjadi di Permukaan Bumi, yang terjadi karena Pelepasan Energi dari Dalam secara tiba2 yg mampu menciptakan Gelombang Seismik, dan di Indonesia sendiri termasuk kedalam salah satu Negara Asia yang sering sekali terkena Gempa Bumi selain Jepang dan Negara Asia lainnya.

Hal tersebut dikarenakan, Indonesia merupakah Wilayah yang mempunyai banyak Gunung dan deretan Pegunungan Muda didalamnya, hanya saja Gempa Bumi yg terjadi di Indonesia tidak sesering terjadi di Jepang. Namun terlepas dari itu semua kalian sebagai Pembaca Online dan Masyarakat di Indonesia perlu mengetahui Macam – Macam Gempa Bumi yg sering terjadi di Indonesia.

Seperti Gempa Bumi Tektonik dan Gempa Bumi Vulkanik, karena Kedua Gempa Bumi tersebut termasuk kedalam Gempa Bumi yg sering terjadi sekali di Indonesia. Oleh karena itu bisa kalian pahami dan ketahui lebih dalam tentang Pengertian Gempa Bumi Tektonik dan Pengertian Gempa Bumi Vulkanik dibawah ini :

pengertian gempa tektonik dan vulkanik

1. Pengertian Gempa Tektonik

Pengertian Gempa Bumi Tektonik adalah salah satu jenis gempa bumi yg disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, dan aktivitas tekonik ini ialah aktivitas pergeseran pd lempengan2 tektonik secara mendadak dg kekuatan dari yg sangat kecil sampai yg sangat besar. Gempa Bumi Tektonik ini termasuk kedalam jenis gempa yg paling besar membuat kerusakan di Bumi, karena getarannya yg begitu kuat.

Sebab – Sebab  terjadinya suatu Gempa Bumi Tektonik ini disebabkan oleh adanya pelepasan tenaga yg terjadi karna pergeseran lempengan plat tektonik seperti Lempengan Plat Tektonik Karet Gelang yg ditarik dan dilepaskan secara tiba2, dan Gempa Bumi Tektonik umumnya memiliki kekuatan getaran yg jauh lebih kuat bila dibandingkan dengan gempa vulkanik. Lalu beberapa daerah yang umumnya sering mengalami gempa tektonik antara lain Indonesia, Iran, India, dan Balkan, Amerika Tengah, Filipina, Chile dan Jepang.

2. Pengertian Gempa Vulkanik

Pengertian Gempa Bumi Vulkanik adalah jenis gempa yg terjadi karena adanya aktivitas magma pada gunung berapi, gempa tersebut biasanya terjadi sebelum meletusnya gunung berapi. Apabila keaktifan gunung tersebut semakin besar, ledakan atau meletusnya gunung berapi tersebut juga akan dapat menghasilkan efek gempa bumi.

Terjadinya gempa bumi vulkanik juga bisa menjadi penanda akan meletusnya gunung berapi, meskipun tidak semua jenis gempa bumi vulkanik itu diikuti dengan terjadinya letusan dari gunung berapi. Hal tersebut tergantung pada kekuatan gempa yang dihasilkan itu sendiri serta keaktifan dari gunung api tersebut.

Tingkat pergeseran bebatuan didalam gunung juga dapat meningkatkan tekanan magma yang dapat memicu terjadinya gempa vulkanik. Jenis aktivitas seismik yang lainnya terkait dengan gunung berapi serta letusannya ialah gelombang siesmik jangka panjang. Dimana hal tersebut dikarenakan oleh pergerakan magna yang sporadis dengan tiba – tiba.

Kemudian pergerakan tersebut terhambat dari pergerakannya dikarenakan terjadinya penyumbatan. Hal tersebut juga dapat memicu terjadinya gempa bumi vulkanik serta akan terjadinya gunung meletus. Salah satu contoh gempa bumi vulkanik yg terbesar di Indonesia ialah letusan gunung tambora yang terjadi pada tahun 1815, dengan jumlah korban jiwa mencapai 92 ribu jiwa.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Gempa Tektonik dan Pengertian Gempa Vulkanik, semoga dengan adanya ulasan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online. Hal ini dikarenakan, sebagai Penulis Mistamajahp sangat meyakini bahwa diluar sana masih banyak Masyarakat Indonesia yg belum cukup memahami tentang Pengertian Gempa Tektonik dan Gempa Vulkanik secara lebih detail.

pengertian harta gono gini lengkap

Pengertian Harta Gono Gini di Ajaran Islam Lengkap

Pengertian Harta Gono Gini– Pembahasan mengenai Harta Gono Gini didalam Ajaran Islam telah diatur secara rinci, dengan ketentuan – ketentuan yang sudah ditetapkan didalamnya. Selain itu di Indonesia sendiri, masalah Harta Gono Gini telah diatur pula oleh Undang – Undang Perkawinan didalam Negara Indonesia dan bisa kalian lihat didalam UUD Pasal 35 tentang UU Perkawinan, bahwa didalam Pasal UUD tersebut telah diterangkan bahwa Harta Gono Gini adalah Harta yg diperoleh pada Masa Perkawinan dan menjadi Milik Bersama.

Hanya saja, sebagai Penulis sangat meyakini bahwa diluar sana tentunya masih banyak Para Pembaca dan Masyarakat Muslim yang belum begitu memahami dan belum begitu mengerti secara lebih detail mengenai Apa Itu Harta Gono Gini didalam Ajaran islam. Untuk itu Penulis telah menjelaskan penjelasan secara lebih rinci mengenai Pengertian dan Hukum Harta Gono Gini yang bisa kalian baca dibawah ini :

pengertian harta gono gini lengkap

A. Pengertian Harta Gono Gini

Langsung saja didalam Pengertian Harta Gono Gini didalam Ajaran Islam adalah harta yang dimiliki sepasang suami istri yang didapatkan semasa pernikahan. Selain itu sebagaimana diterangkan dalam pasal 35 Undang – Undang Perkawinan di Indonesia, bahwa Pengertian Harta Gono Gini ini ialah harta yg diperoleh selama masa perkawinan yg menjadi harta milik bersama, baik Suami dan Istri. Akan tetapi Macam – Macam Harta Gono Gini ini mempunyai 3 kemungkinan yg antara lain :

1. Harta Milik Suami Saja

Harta Gono Gini dimana harta itu merupakan harta sepenuhnya milik suami tanpa ada kepemilikan istri didalam harta tersebut. Untuk Contoh Jenis Harta Gono Gini ini antara lain Harta Suami yg dimiliki sebelum masa pernikahan yg didapatkan dari hasil usaha atau kerja dan tidak diberikan nafkah kpd istri, atau Harta Suami yg dihibahkan oleh orang lain kepada suami secara khusus, ataupun harta yg diwariskan, dan lain lain.

2. Harta Milik Istri Saja

Harta Miliki Istri saja, maksudnya ialah harta yg sepenuhnya milik istri tanpa ada kepemilikian Sang Suami di dlm harta tersebut. Contoh Jenis Harta Gono Gini ini antara lain harta sang istri yg dimiliki sebelum masa pernikahan yg didapatkan dari hasil usaha atau kerja serta tidak harus menanggung kewajibannya sebagai seorang istri, atau harta yang dihibahkan oleh orang lain secara khusus untuknya, atau harta yang diwariskan kepada istri.

3. Harta Milik Bersama

Harta Milik Bersama antara Suami dan Istri setelah Menikah. Contohnya ialah Harta yg dihibahkan oleh seseorang kepada sepasang suami istri, atau harta benda misal rumah, tanah, dan yg lainnya yg dibelikan dari uang miliki berdua, ataupun harta yg dimiliki setelah menikah dan sepasang suami istri sama – sama memiliki penghasilkan. Dan Macam Harta Gono Gini yg ketiga inilah yg nantinya menjadi Harta Gono Gini.

B. Hukum Harta Gono Gini di Ajaran Islam

Didalam syariat tidak ada perhitungan pasti dalam pembagian harta gono gini, semisalnya istri mendapatkan 50% dan suami 50%. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya nash yg mewajibkan demikian, baik didalam Al Qur’an ataupun hadits, akan tetapi pembagiannya ditinjau berdasarkan dari beberapa kemungkinan, dan dari beberapa kemungkinan tersebut bisa kalian lihat penjelasannya didalam Hukum Harta Gono Gini dibawah ini :

1. Jika diketahui dengan pasti perhitungan harta suami dan istri pada saat masa pernikahan. Yaitu harta hasil kerja suami yang telah diketahui dengan pasti setelah dikurangi untuk nafkah keluarga, serta hasil kerja istri yang telah dihitung dengan pasti. Maka dengan itu, perhitungan harta gono gini tersebut sudah sangat jelas sesuai dengan perhitungan tersebut.

2. Jika tidak diketahui perhitungan harta suami dan istri, dimana suami istri sama – sama bekerja untuk membangun ekonomi keluarga dan kebutuhan keluarga ditanggung hasil kerja mereka. Menjadikan sisa harta yang dimiliki tidak jelas. Dengan kondisi seperti ini harta gono gini tidak mungkin dapat dibagikan terkecuali menggunakan jalan sulh, ‘urf, ataupun qadha (putusan).

Adapun untuk Jalan Sulh sendiri merupakan kesepakatan antara sepasang suami istri yg didasarkan oleh musyawarah dengan dasar saling ridho. Dengan dalil yg menerangkan tentang Jalan Sulh Harta Gono Gini, dari Katsir bin Abdillah bin Amr bin Auf al Muzani, dari bapaknya dari kakeknya, mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda berbunyi :

” Berdamai itu boleh dilakukan antara kaum muslimin, terkecuali sebuah perdamaian yg mengharamkan yg halal atau menghalalkan yang haram. Dan kaum muslimin itu tergantung pada syarat mereka, terkeculai syarat yg mengharamkan yg halal atau menghalalkan yang haram (HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Abu Dawud) ”.

Selain itu terdapat hadits riwayat dari Aisyah, sesungguhnya Hidun binti Utbah mengatakan : ” Wahai Rasulullah, seseungguhnya Abu Sufyan seorang yg sangat pelit, dia tidak memberikan harta yg cukup untukku serta anakku, kecuali apa yg saya ambil sendiri tanpa sepengetahuannya ”. Maka Rasulullah SAW bersabda yang artinya : ” Ambilah yg cukup bagimu dan anakmu dengan cara yg ma’ruf (HR. Bukhari dan Muslim) ”.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Harta Gono Gini dan Hukum Harta Gono Gini di Ajaran Islam, semoga saja apa yang telah dituliskan oleh Penulis tentang Harta Gono Gini bisa bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online, karena Penulis sangat yakin bahwa ulasan Harta Gono Gini ini sama pentingnya dengan ulasan Syarat – Syarat Menikah Bagi Calon Suami dan Calon Istri didalam Ajaran Islam, sehingga Penulis sangat berharap dengan adanya ulasan ini maka kalian Para Pembaca Muslim yg sudah menikah dan akan menikah sudah cukup tau tentang Harta Gono Gini.