Mistamaja hp

bacaan doa iftitah pendek sesuai sunnah

Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Yang Benar Sesuai Sunnah

Bacaan Doa Iftitah merupakan salah satu doa yang disunnahkan untuk dibacakan ketika mengerjakan shalat, baik itu Sholat Wajib Lima Waktu maupun Sholat Sunnah, karena didalam menunaikan shalat maka seorang muslim diharapkan untuk tidak mengerjakan kewajiban – kewajibannya saja seperti Syarat Wajib dan Sah Shalat, tetapi dianjurkan untuk mengerjakan Sunnah – Sunnah didalam Shalat, seperti salah satunya membaca Bacaan Doa Iftitah yang benar sebagai salah satu Sunnah didalam Shalat.

Dalil Hukum Membaca Doa Iftitah didalam mengerjakan sholat wajib yang Sunnah ini, bisa kalian baca didalam Hadits Shahih dari Abu Hurairah yg mengatakan bahwa : ” Biasanya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam sesudah bertakbir ketika shalat (Takbiratul Ikhram), beliau diam sejenak sebelum membaca ayat, maka aku pun bertanya kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam,

Wahai Rasulullah, kutebus engkau dg ayah dan ibuku, aku melihat mu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yg Engkau bacakan ketika itu adalah :…… (Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan Doa Iftitah) ” . Selain itu didalam Kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi berkata bahwa : ” Ketahuilah bahwa semua doa – doa ini hukumnya Sunnah (Mustahabbah) baik saat mengerjakan Sholat Wajib maupun Sholat Sunnah ”.

Dengan melihat dalil – dalil diatas, maka sudah tentu sangat dianjurkan sekali bagi setiap Muslim – Muslimah untuk membaca Bacaan Iftitah di dalam sholat, baik saat mengerjakan sholat wajib lima waktu maupun sholat sunnah, karena selain akan mendapatkan Pahala Sunnah, sudah tentu akan mendapatkan Keutamaan Bacaan Iftitah yang lainnya. Untuk itu dibawah ini kami sebagai penulis akan memberikan penjelasan mengenai Macam – Macam Doa Iftitah didalam Sholat yang benar menurut sunnah.

Kumpulan Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Sesuai Sunnah

bacaan doa iftitah dalam sholat

Dibawah ini macam – macam bacaan doa iftitah didalam shalat berdasarkan riwayat – riwayat (hadits) yang shahih, baik bacaan doa iftitah pendek dan bacaan doa iftitah panjang, serta doa iftitah Muhamadiyah dan doa iftitah NU.

1. Bacaan Doa Iftitah Pendek Riwayat Muslim

doa iftitah yang pendek dalam sholat

Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Yang Pendek tersebut, bisa dibacakan oleh kalian umat muslim – muslimah ketika mengerjakan sholat wajib lima waktu, ataupun saat mengerjakan sholat sunnah.

Hal tersebut seperti diterangkan didalam Hadits Muslim Riwayat Anas bin Malik Ra bahwa Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda : ” Aku melihat 12 malaikat bersegera menuju kepada-nya, mereka saling berlomba untuk mengangkat doa itu kpd Allah SWT ”.

2. Bacaan Doa Iftitah Pendek Riwayat Muslim

bacaan doa iftitah pendek sesuai sunnah

Bacaan Doa Iftitah Yang Pendek tersebut, bisa juga kalian pilih dan dibacakan ketika kalian mengerjakan sholat wajib lima waktu dan sholat sunnah karena terdapat hadits shahih riwayat Ibnu Umar Ra yang mengatakan bahwa :

” Ketika mereka Sholat bersama Nabi Muhammad SAW, ada seorang laki – laki yg berdoa iftitah (disebutkan doa diatas), dan Nabi Muhammad Saw bersabda : ” Aku heran, dibukakan baginya pintu2  langit ”. Ibnu Umar pun berkata bahwa : ” Aku tak pernah meninggalkan doa tersebut sejak beliau berkata demikian ”.

3. Bacaan Doa Iftitah Versi Muhammadiyah

doa iftitah dalam sholat versi muhamadiyah

Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Versi Muhammadiyah diatas bisa juga kalian bacakan dan amalkan sesaat takbiratul ikhram disaat mengerjakan Sholat Wajib Lima waktu maupun mengerjakan Sholat sunnah, karena biasanya Doa Iftitah Dalam Sholat tersebut sering dibacakan oleh Umat Muslim – Muslimah organisasi (golongan) Muhammadiyah.

4. Bacaan Doa Iftitah Versi Nahdlatul Ulama (NU)

bacaan doa iftitah versi nu dan terjemahannya

Bacaan Doa Iftitah Versi NU tersebut bisa kalian bacakan ketika kalian mengerjakan Sholat, baik disaat mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu maupun didalam Sholat Sunnah disetiap harinya. Dan biasanya Lafadz Doa Iftitah Dalam Sholat tersebut, dibacakan oleh Mayoritas Umat Islam NU di Indonesia.

Demikianlah pembahasan mengenei Bacaan Doa Iftitah Pendek dan Panjang yang bisa kalian bacakan ketika sedang mengerjakan Sholat, baik Sholat Wajib dan Sholat Sunnah sehingga jika kalian akan mengerjakan Sholat Sunnah seperti Sholat Sunnah Tahajud maka bisa membaca salah satu Doa Iftitah diatas.

Namun sekali lagi perlu disampaikan kepada kalian bahwa didalam Hukum Membaca Doa Iftitah itu Sunnah sehingga kalian bisa memilih untuk membacanya ataupun tidak membacanya, hanya saja sangat dianjurkan sekali bagi kalian untuk membaca doa iftitah dalam shalat ini karena akan mendapatkan pahala sunnah yang banyak jika doa iftitah dibacakan.

niat sholat tahajud dan terjemahan arab latin

Tata Cara dan Niat Sholat Tahajud Sesuai Syariat Islam

Sebelum membahas terlebih jauh mengenai Cara Sholat Tahajud dan Bacaan Niat Sholat Tahajud, ada baiknya jika kalian sebagai Pembaca Muslim Muslimah untuk mengenal terlebih dahulu mengenai Sholat Sunnah Tahajud ini, karena Sholat Sunnah Tahajud merupakan salah satu Sholat Sunnah yang memiliki keistimewaan yang sangat besar.

Terlebih jika anda bisa mengerjakan sholat tahajud setiap malam secara rutin diikuti dengan tata cara dan niat sholat tahajud yang benar, maka Insya Allah akan sangat bermanfaat bagi kalian Umat Muslim, sebagai contohnya kalian akan mendapatkan Pahala banyak bagi yg menunaikan Sholat Tahajud, karena Sholat Sunnah ini telah dianjurkan (diperintahkan) oleh Allah Subhanahu wa ta’ala untuk dikerjakan oleh hambanya.

Salah satu manfaat ini lah, yang akhirnya menjadikan sholat tahajud menjadi sholat yang sangat dianjurkan khususnya bagi umat muslim. Jika belum tahu, anda akan sangat mudah menemukan banyak dalil-dalil al-qur’an dan hadits yang menjelaskan betapa banyaknya kandungan sholat yang identik dengan waktu sepertiga malam ini. Beberapa dalil yang cukup familiar mengenai sholat tahajud sendiri, yaitu QS. As-sajdah:16-17 dan QS. Az-zumar:9

cara dan niat sholat tahajud sesuai syariat islam

Dengan melihat fakta bahwa keutamaan sholat tahajud itu sangat banyak, dan telah dianjurkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala untuk dikerjakan oleh setiap Muslim Muslimah, maka dibawah ini telah Penulis berikan penjelasan secara lebih detail mengenai Sholat Sunnah Tahajud ini, baik itu penjelasan mengenai Niat Sholat Tahajud, Tata Cara Sholat Tahajud dan Doa Setelah Sholat Tahajud.

Bacaan Niat Sholat Tahajud dan Artinya

niat sholat tahajud dan terjemahan arab latin

Bacaan Niat Sholat Sunnah Tahajud dan Terjemahan Lengkap tersebut semoga bisa dengan mudah dibaca dan dihafalkan oleh kalian Umat Muslim Muslimah. Selain itu  membaca Niat Sholat Malam Tahajud pun, tidak harus dengan cara membacanya dengan keras. Tetapi anda bisa membaca Niat Sholat Tahajud ini dengan cara membacanya didalam hati atau membacanya dengan lisan secara lirih.

Karena menurut madzhab Syafi’i (Ulama Syafi’i) sendiri, membaca niat sholat sebelum mengerjakan sholat wajib atau sholat sunnah diperbolehkan, dengan catatan tidak dibaca dengan cara yang berlebihan seperti membaca niat sholat tahajud dengan keras, tetapi cukup dibacakan secara lirih ataupun didalam hati saja.

Kemudian Selain mengetahui Niat Sholat Tahajud, mengetahui Tata Cara Mengerjakan Sholat Tahajud dengan benar sesuai syariat merupakan hal yang tak kalah penting yang harus kalian ketahui. Mengingat hubungan antara tata cara dan niat sholat tahajud yang tidak bisa dipisahkan, karena akan mempengaruhi sahnya sholat sunnah tahajud yang akan anda lakukan.

Tata Cara Sholat Tahajud Secara Lengkap

Sekali lagi perlu ditekankan disini bahwa mengerjakan sholat tahajud dengan tata cara dan niat sholat tahajud sesuai syarat dan ketentuan yang benar merupakan sesuatu yang wajib anda lakukan agar sholat tahajud anda bisa menjadi sholat yang sah, sehingga kalian benar – benar harus memperhatikan Syarat dan Ketentuan Mengerjakan Sholat Sunnah Tahajud terlebih dahulu.

Dan untuk Syarat Mengerjakan Sholat Tahajud yang paling utama yang harus kalian lakukan sebelum mengerjakan Sholat Sunnah Tahajud ini adalah dikerjakan di malam hari selepas masuk waktu sholat isya sampai sebelum masuk waktu sholat subuh, tidur terlebih dahulu walaupun tidurnya hanya sebentar saja, dan dikerjakan dengan masing – masing 2 rakaat.

Selanjutnya Tata Cara Mengerjakan Shalat Tahajud dengan 2 rakaat ini bisa anda kerjakan dengan sangat mudah, karena cara mengerjakan sholat tahajud tidak jauh berbeda dengan mengerjakan sholat wajib subuh atau sholat sunnah dua raka’at lainnya. Misalnya seperti mengawalinya dengan membaca niat sholat tahajud kemudian disusul dengan takbiratul ikhram. Lebih jelasnya, berikut ini tata cara menunaikan sholat tahajud 2 Rakaat sesuai syariat :

1. Tata Cara Sholat Tahajud di Rakaat Pertama.

  • Membaca Niat Sholat Tahajud
  • Takbiratul Ikhram dg mengucapkan Takbir ( Allahu Akbar)
  • Membaca Doa Iftitah
  • Membaca Surat Al Fatihah
  • Membaca Suratan Pendek atau Panjang Al Qur’an
  • Gerakan Sholat Ruku dan Doa nya
  • Gerakan Sholat I’tidal dan Doanya
  • Gerakan Sholat Sujud Pertama dan Doanya
  • Gerakan Sholat Duduk diantara 2 Sujud dan Doanya
  • Gerakan Sholat Sujud Kedua dan Doanya
  • Berdiri kembali untuk Rakaat Kedua Sholat Tahajud

2. Tata Cara Sholat Tahajud di Rakaat Kedua

  • Membaca Surat Al Fatihah
  • Membaca Suratan Pendek atau Panjang Al Qur’an
  • Gerakan Sholat Ruku dan Doa nya
  • Gerakan Sholat I’tidal dan Doanya
  • Gerakan Sholat Sujud Pertama dan Doanya
  • Gerakan Sholat Duduk diantara 2 Sujud dan Doanya
  • Gerakan Sholat Sujud Kedua dan Doanya
  • Gerakan Sholat Tahiyat Akhir dan membaca doanya
  • Gerakan Salam

Setelah Gerakan Sholat Salam, maka selesai lah Sholat Sunnah Tahajud 2 Rakaat yang kalian lakukan (kerjakan). Dan sangat disunnahkan sekali bagi kalian umat muslim muslimah untuk membaca dzikir setelah sholat tahajud dan membaca doa setelah sholat tahajud, karena hal tersebut telah dianjurkan dan telah dijelaskan didalam Al Qur’an.

Bacaan Dzikir Sholat Tahajud Paling Utama

Anjuran Berdzikir untuk mengingat Allah SWT telah dijelaskan banyak didalam Al Qur’an, dan salah satunya didalam Al Qur’an Surat Al Ahzab Ayat 41 – 42 yang berbunyi : ” Hai orang2 yg beriman, berdzikirlah dg menyebut nama Allah, Dzikir yg sebanyak – banyaknya. Dan Bertasbihlah kepadanya diwaktu pagi dan petang (QS. Al Ahzab, Ayat 41 – 42) ”.

Adapun Bacaan Dzikir Sesudah Sholat Tahajud yang bisa kalian bacakan dan amalkan, antara lain :

1. Membaca Dzikir Istighfar

2. Membaca Dzikir Tasbih (Subhanallah)

3. Membaca Dzikir Tahmid ( Alhamdulillah)

4. Membaca Dzikir Takbir (Allahu Akbar)

5. Membaca Dzikir Laa ilaaha illallah

6. Membaca Dzikir Sholawat Nabi Muhammad SAW

7. Membaca Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq dan Surat An Nas

8. Ditutup dengan Membaca Surat Al Fatihah

Bacaan Dzikir – Dzikir Setelah Mengerjakan Sholat Tahajud tersebut, bisa dibacakan dengan minimal masing masing sebanyak 3 kali dan sebanyak – banyaknya menurut keikhlasan hati kalian karena sekali lagi membaca Dzikir Setelah Sholat, baik itu setelah Sholat Wajib dan Sholat Sunnah itu sudah dianjurkan oleh Allah SWT bagi tiap tiap Muslim.

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud Sesuai Sunnah

doa setelah sholat tahajud bahasa arab doa sesudah sholat tahajud dan terjemahan lengkap

Bacaan Doa Sesudah Sholat Tahajud diatas bisa kalian amalkan dan bacakan setelah kalian mengerjakan sholat sunnah tahajud, dan setelah kalian selesai membaca Dzikir Setelah Sholat Tahajud. Adapun Selain Doa Sholat Tahajud tersebut, tentunya kalian bisa memanjatkan (mengamalkan) doa setelah mengerjakan sholat tahajud yang lain,

Baik menggunakan bahasa arab maupun bahasa indonesia sesuai dengan hajat (kebutuhan) kalian, karena harus selalu diingat bahwa Allah SWT itu Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Selain itu, membaca Doa dan meminta kepada Allah SWT itu merupakan Ibadah sehingga akan mendapatkan Pahala tambahan bagi mereka yang selalu meminta hanya kepada Allah SWT.

Syarat Sholat Tahajud Paling Utama

Setelah kalian cukup memahami penjelasan mengenai Tata Cara dan Niat Sholat Tahajud, beserta Doa dan Dzikirnya. Maka yang mesti kalian perlu ketahui sekali lagi bahwa Syarat Menunaikan Shalat Tahajud yang harus kalian penuhi (lakukan) antara lain :

1. Dikerjakan di Malam Hari

Sholat Sunnah Tahajud ini hanya boleh dikerjakan di Malam Hari, lebih tepatnya Waktu Mengerjakan Sholat Tahajud ini dilakukan ketika masuk Waktu Sholat Isya sampai Waktu Sholat Subuh, dan Waktu Sholat Tahajud paling utama dikerjakan di Sepertiga Malam Terakhir.

2. Tidur Terlebih Dahulu

Syarat Sholat Tahajud paling utama yang kedua ialah harus tidur terlebih dahulu, walaupun tidurnya hanya sebentar saja sehingga jika kalian ingin (akan) mengerjakan Sholat Sunnah Malam Tahajud, maka diharuskan tidur terlebih dahulu, walaupun tidurnya tersebut hanya sebentar saja.

3. Dikerjakan Secara 2 Rakaat

Sholat Tahajud ini dikerjakan masing – masing 2 Rakaat, dengan minimal Rakaat Sholat Tahajud sebanyak 2 Rakaat dan maksimal bisa kalian lakukan sebanyak keikhlasan hati kalian, asalkan dikerjakan masing – masing 2 Rakaat. Contoh jika kalian ingin mengerjakan sebanyak 4 Rakaat, maka dikerjakan secara 2 kali, dan jika ingin 6 Rakaat maka dilakukan secara 3 kali.

Keutamaan Sholat Tahajud Sesuai Hadits

Kemudian sebagai tambahan informasi saja bahwa Keutamaan dan Keistimewaan Sholat Tahajud sendiri sangatlah banyak, dan dibawah ini Penulis telah menjelaskan kepada kalian Keutamaan – Keutamaan Shalat Sunnah Tahajud yang bisa dijadikan sebagai Motivasi bagi kalian agar bersemangat untuk mengerjakan Sholat Sunnah Tahajud ini.

1. Akan Mendapatkan Pahala Banyak

Sholat Tahajud merupakan Sholat Sunnah yang telah diperintahkan oleh Allah SWT untuk dikerjakan oleh Setiap Muslim Muslimah, dan telah dijelaskan didalam Al Qur’an bahwa akan menjadi suatu Ibadah tambahan bagi mu (Umat Muslim) yg mengerjakan Sholat Sunnah Tahajud.

Firman Allah SWT didalam Surat Al Isra Ayat 79 berbunyi : ” Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajud lah km sebagai suatu ibadah tambahan bagi mu. Mudah – mudahan Tuhan mu mengangkat km ketempat yg terpuji (QS. Al – Isra, Ayat 79) ”.

2. Waktu Mustajab Memanjatkan Doa

Salah satu Waktu Terbaik Memanjatkan Doa ialah ketika di sepertiga malam hari, atau tengah malam (dini hari). Terdapat Hadits Shahih bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda yang berbunyi : ” Perintah Allah SWT turun ke langit diwaktu tinggal sepertiga malam yg akhir, lalu Allah berfirman : Adakah orang2 yg berdoa (memohon) pasti akan ku kabulkan,

Adakah orang yg meminta, pasti akan aku berikan dan adakah orang yg mengharapkan ampunan, pasti akan kuampuni bagi nya sampai tiba waktu subuh (Al Hadits) ”. Oleh karena itu, sangat bagus sekali jika kalian memanjatkan doa dan meminta hajat kepada Allah SWT di Waktu Mustajab (Di Sepertiga Malam) setelah mengerjakan Sholat Sunnah Malam Tahajud.

3. Kebiasaan Orang – Orang Yang Shaleh

Terdapat Hadits Shahih yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda berbunyi : ” Hendaklah kalian mengerjakan Shalat Malam karena Shalat Malam itu kebiasan orang – orang Shaleh sebelum kalian, ibadah yg mendekatkan diri kepada Tuhan kalian. Serta sebagai penutup kesalahan dan penghapus dosa (Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi) ”.

4. Sebaik – baiknya Sholat Sunnah

Sholat Tahajud merupakan sebaik – baiknya Sholat Sunnah, dan dalam hal ini bisa kalian lihat didalam Sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi : ” Sebaik – baiknya Puasa sesudah Puasa di Bulan Ramadhan ialah Puasa di Bulan Allah (Bulan Muharram). Sebaik – baiknya Sholat setelah Sholat Wajib (Sholat Fardhu) ialah Sholat Malam ”.

5. Sebab Masuk Kedalam Surga

Mengerjakan Sholat Sunnah Malam Tahajud merupakan salah satu sebab seseorang bisa masuk Surga, dan dalam hal ini Nabi Muhammad SAW bersabda : ” Wahai Manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali silahturahmi (tali kasih), sholat malamlah disaat orang – orang terlelap (tidur), maka masuklah kedalam Surga dengan Selamat (HR. Al Hakim, Ibnu Majah dan At Tirmidzi) ”.

Demikianlah pembahasan mengenai Tata Cara dan Niat Sholat Tahajud secara lebih detail, semoga saja apa yang dituliskan oleh Penulis Mistamajahp tentang Sholat Sunnah Malam Tahajud secara lengkap ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim Muslimah di Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagai Penulis sangat meyakini bahwa penjelasan mengenai Bacaan Niat Sholat Tahajud yang ditulis secara lengkap sangat dicari oleh Para Pembaca Muslim Muslimah di Indonesia.

Oleh karena itu sekali lagi Penulis sangat berharap bahwa, apa yang telah dijelaskan disini mengenai Sholat Sunnah Tahajud bisa berguna dan bermanfaat bagi setiap Muslim Muslimah. Dan sebagai tambahan saja bahwa jika kalian ingin dan berniat mengerjakan Sholat Sunnah Malam Tahajud ini, maka sebaiknya jangan sering bergadang agar jatah tidur anda untuk beristirahat tetap bisa terpenuhi, dan benar benar diniatkan didalam hati agar rasa malas untuk bangun dan sholat bisa diatasi oleh kalian.

Burung Lovebird Paling Mahal

Jenis, Warna & Harga Burung Lovebird Paling Mahal

Lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling terkenal di Indonesia, sehingga tidak heran lagi jika banyak orang yang mencari-cari informasi tentang harga burung lovebird, cara ternak lovebird, maupun burung lovebird paling mahal.

Burung Lovebird Paling Mahal
Burung Lovebird Paling Mahal

Burung lovebird atau yang biasa disebut dengan burung cinta memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, yaitu hanya berkisar antara 13-17 cm, dengan berat 40-60 gram.  Burung yang berasal dari Afrika ini terkenal karena memiliki sifat sosial yang tinggi, dan sering hidup berkoloni atau berpasang-pasangan.

Burung lovebird sangat digemari oleh masyarakat pecinta burung karena sangat mudah dirawat, kemudian memiliki ciri khas yaitu si jantan memiliki suara yang merdu. Jika Anda mencari di Youtube dengan kata kunci “suara burung lovebird”, terdapat ratusan ribu video rekaman betapa indahnya suara lovebird untuk didengar.

Selain suaranya yang membuat lovebird menjadi mahal, ada juga komponen lain yaitu warna. Warna lovebird paling mahal pasti sangat berbeda dengan warna lovebird kebanyakan, karena warna lovebird langka susah dicari & ditemukan.

Berikut ini akan kami bahas jenis, warna dan harga lovebird paling mahal.

Jenis Lovebird Paling Mahal

Biasanya harga lovebird hanya berada di kisaran ratusan ribu, akan tetapi ada juga yang sampai jutaan bahkan puluhan juta. Tidak semua jenis lovebird berharga mahal, karena hanya jenis lovebird langka yang memiliki harga tinggi. Berikut ini kami tampilkan jenis burung lovebird yang paling mahal.

  1. Burung Lovebird Biola
  2. Burung Lovebird Biola Euwing
  3. Burung Lovebird Biola Blue
  4. Burung Lovebird Parblue
  5. Burung Lovebird Blorok
  6. Burung Lovebird Batman
  7. Burung Lovebird Euwing
  8. Burung Lovebird Albino
  9. Burung Lovebird Violet
  10. Burung Lovebird Lutino
  11. Burung Lovebird Olive
  12. Burung Lovebird Cobalt
  13. Burung Lovebird Pastel
  14. Burung Lovebird Halfsider
  15. Burung Lovebird Kepala Elang

Warna Lovebird Paling Mahal

Untuk menilai harga suatu burung lovebird, bisa kita lihat dari dua hal. Yaitu suaranya yang ngekek panjang, atau warnanya yang cantik.

Warna yang cantik memiliki nilai tersendiri bagi para pecinta burung lovebird, walaupun lovebird tersebut tidak bisa ngekek sekalipun.

Contoh saja burung lovebird batman, memiliki warna hitam mengkilap merupakan ciri khasnya. Harga burung lovebird batman per ekor bisa mencapai Rp 1.000.000. Cukup mahal bukan?

Daftar Harga Lovebird Paling Mahal

Jenis Burung LovebirdHarga
Lovebird BiolaRp 8.000.000
Lovebird Biola EuwingRp 13.000.000
Lovebird Biola BlueRp 10.000.000
Lovebird ParblueRp 3.000.000
Lovebird BlorokRp 1.000.000
Lovebird BatmanRp 1.000.000
Lovebird EuwingRp 2.000.000
Lovebird AlbinoRp 700.000
Lovebird VioletRp 600.000
Lovebird LutinoRp 600.000
Lovebird OliveRp 500.000
Lovebird CobaltRp 600.000
Lovebird PastelRp 400.000
Lovebird HalfsiderRp 750.000
Lovebird Kepala ElangRp 1.500.000

Daftar harga ini kami ambil berdasarkan survei ke para pecinta burung lovebird dan juga ke pasar burung, harga bisa jadi berbeda-beda tergantung dimana Anda membeli burung tersebut.

Demikian artikel ini kami akhiri, semoga bermanfaat ya!

tempat dilarang shalat di ajaran islam

7 Tempat Dilarang Shalat Sesuai Hadits Yang Shahih

Didalam ajaran islam sendiri sudah menerangkan bahwa terdapat Tempat – Tempat Dilarang Shalat, baik itu dilarang untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu maupun dilarang untuk mengerjakan Shalat Sunnah seperti Shalat Sunnah Tahajud, Shalat Sunnah Istikharah, Shalat Sunnah Hajat, Shalat Sunnah Dhuha dan Shalat Sunnah yang lainnya. Oleh karena itu, dikesempatan ini saya sebagai Penulis Mistamaja HP ini akan menjelaskan kepada kalian Para Pembaca Muslim tentang 7 Macam Tempat Dilarang Mengerjakan Shalat secara lebih detail.

Hal tersebut dikarenakan, saya sebagai penulis online sangat meyakini bahwa diluar sana masih banyak Masyarakat Muslim yang ada di Indonesia yang belum cukup memahami dan belum cukup mengerti akan pembahasan mengenai Tempat Dilarang Melaksanakan Shalat ini, padahal Materi Islam ini cukup penting sekali untuk diketahui bagi setiap Muslim – Muslimah karena didalam mengerjakan Shalat Wajib dan Shalat Sunnah ternyata terdapat Syarat Sah Mengerjakan Shalat yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim, dan hal ini termasuk kedalam Syarat Sahnya Sholat.

tempat dilarang shalat di ajaran islam

7 Tempat Dilarang Shalat di Ajaran Islam

Langsung saja, didalam Tujuh Tempat – Tempat Dilarang Untuk Mengerjakan Shalat di Ajaran islam sendiri telah dijelaskan didalam Hadits Shahih Riwayat Ibnu Umar, bahwa ia berkata : ” Sesungguhnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam telah melarang mengerjakan Shalat di tujuh tempat yakni : Tempat Pembuangan Sampah, Tempat Penyembelihan Hewan, Kuburan, di tengah – tengah jalan, di Kamar Mandi, di Kandang Unta dan di Atas Bangunan Ka’bah ”.

Adapun tempat – tempat yang dilarang untuk mengerjakan shalat tersebut, tentunya mempunyai penjelasan – penjelasan tersendiri mengapa tidak dibolehkan untuk mengerjakan shalat. Dan penjelasan ini bisa kalian baca dan pahami dibawah ini :

1. Tempat Pembuangan Sampah

Tempat Pembuangan Sampah merupakan salah satu tempat yang dilarang untuk mengerjakan Shalat Wajib maupun Shalat Sunnah bagi setiap Muslim – Muslimah, karena di tempat pembuangan sampah tersebut tentunya terdapat banyak Najis, Bau dan tidak suci sehingga sangat tidak layak jika seorang Muslim – Muslimah saat Bersembahyang (shalat) menghadap kepada Allah SWT ditempat yang banyak Najis, dan Bau.

2. Tempat Penyembelihan Hewan

Lalu Tempat Penyembelihan Hewan juga merupakan salah satu Tempat Dilarang Untuk Shalat. Alasannya ialah ditempat penyembelihan hewan tersebut tidaklah suci dan banyak terdapat Najis, seperti Najis Darah Hewan yang telah disembelih maupun Najis Kotoran – Kotoran dari Hewan tersebut.

3. Kuburan

Salah satu Tempat Dilarang Shalat lainnya ialah di Kuburan, alasannya ialah untuk menghindari dari penyembahan terhadap Kuburan atau menghindari penyembahan orang – orang yang telah meninggal dunia dan dikuburkan ditempat tersebut karena harus kalian ingat bahwa Manusia merupakan Makhluk Hidup yang sering sekali lalai dan lupa.

4. Di Tengah – Tengah Jalan

Lalu tempat dilarangnya mengerjakan shalat yang lain ialah mengerjakan shalat di tengah – tengah jalan yang menganggu jalan orang karena hal tersebut akan menganggu orang lain, tetapi jika mengerjakan shalat di tengah – tengah jalan yang tidak menganggu orang lain dan tidak digunakan, masih dibolehkan.

5. di Kamar Mandi

Kamar Mandi merupakan salah satu tempat yang tidak boleh untuk mengerjakan shalat, alasannya sudah cukup jelas bahwa didalam Kamar Mandi atau sering kita sebut dengan WC merupakan salah satu tempat dimana banyaknya Najis sehingga tidak dibolehkan untuk mengerjakan shalat di dalam Kamar Mandi.

6. Di Kandang Unta

Untuk Tempat Dilarang Mengerjakan Shalat selanjutnya ialah didalam Kandang Unta, alasannya dikarenakan didalam Kandang Hewan Unta merupakan tempat tinggal para setan, apalagi jika didalamnya masih ada Hewan Unta didalamnya yang memungkinkan banyak Kotoran (Najis) di kandang unta tersebut.

7. Diatas Bangunan Kabah

Adapun untuk Tempat Dilarang Shalat terakhir ialah mengerjakan shalat diatas bangunan ka’bah, alasanya ialah mengerjakan shalat diatas Ka’bah itu tidak sepenuhnya menghadap ke Kiblat, melainkan menghadap sebagian arah kiblat saja.

Mungkin seperti itu saja pembahasan mengenai Tempat – Tempat Dilarang Shalat di Ajaran Islam, dan semoga saja apa yang telah dituliskan di dalam Artikel ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online karena sekali lagi perlu disampaikan kepada kalian bahwa salah satu dari Syarat Sah Mengerjakan Shalat ialah mengerjakan Shalat ditempat yang suci dari Hadats dan Najis, seperti yang telah dijelaskan oleh kami diartikel sebelumnya.

perbedaan syarat wajib dan syarat sah shalat

Pengertian Syarat Sah Shalat dan Syarat Wajib Shalat Fardhu

Sebelum membahas terlebih jauh mengenai Perbedaan Syarat Sah dan Syarat Wajib Shalat Fardhu, ada baiknya bagi kalian sebagai seorang muslim untuk mengetahui bahwa mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu itu sudah diwajibkan atas setiap muslim yang telah memasuki Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu, karena didalam Hukum Mengerjakan Shalat Fardhu sendiri ialah Fardhu Ain sehingga akan mendapatkan keutamaan dan pahala yang banyak bagi setiap muslim – muslimah yang mengerjakannya.

Tetapi akan mendapatkan dosa besar bagi setiap muslim – muslimah yang secara sengaja meninggalkan shalat wajib lima waktu ini. Dalil yang menjelaskan bahwa seorang muslim – muslimah telah diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala untuk mengerjakan shalat wajib lima waktu, telah banyak dijelaskan didalam Kitab Suci Al Qur’an. Salah satunya bisa kalian baca Firman Allah Subhanahu wa ta’ala didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 43 yang berbunyi : ” Dan dirikanlah Shalat, tunaikan-lah zakat dan ber’rukulah bersama orang – orang yang ruku ”.

perbedaan syarat wajib dan syarat sah shalat

Selain Firman Allah Subhanahu wa ta’ala didalam Surat Al Baqarah Ayat 43 tersebut, tentunya masih banyak lagi dalil – dalil diwajibkan atas seorang muslim untuk mengerjakan shalat wajib lima waktu didalam Al Qur’an. Namun saat ini kami kembalikan ke topik utama, yakni Perbedaan Syarat Wajib Shalat dengan Syarat Sah Shalat karena topik ini cukup penting untuk dipahami oleh kalian Pembaca Muslim. Mungkin ada baiknya kalian memahami terlebih dahulu tentang Pengertian Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat Fardhu yang telah dijelaskan dibawah ini :

Pengertian Syarat Wajib Shalat Fardhu

Adapun didalam Pengertian Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu ini adalah syarat atau ketentuan yang harus dimiliki oleh setiap muslim – muslimah sebelum mengerjakan shalat wajib lima waktu. Untuk Macam Syarat Wajib Shalat Fardhu menurut Jumhur Ulama antara lain :

1. Beragama Islam

2. Baligh (Sudah Dewasa)

3. Berakal (Tidak Gila)

Sehingga bisa disimpulkan bahwa jika seseorang telah memenuhi ketentuan – ketentuan Syarat Wajib Shalat Fardhu tersebut maka seorang muslim – muslimah telah wajib mengerjakan shalat fardhu lima waktu, tetapi jika salah satu saja macam syarat wajib shalat fardhu diatas tidak ada (tidak terpenuhi) maka ia tidak diwajibkan untuk mengerjakan shalat fardhu.

Pengertian Syarat Sah Shalat Fardhu

Kemudian didalam Pengertian Syarat Sah Shalat Fardhu ini adalah ketentuan atau persyaratan yang harus ada dan harus dilakukan oleh seorang Muslim – Muslimah sebelum ia mengerjakan shalat wajib lima waktu. Hal ini berkaitan dengan sah atau tidaknya shalat yang akan ia kerjakan, dan untuk Macam Syarat Sah Shalat Fardhu tersebut antara lain :

1. Suci dari Hadats dan Najis

2. Berpakaian yang Suci

3. Mengerjakan Shalat di Tempat Yang Suci

4. Mengetahui Waktu Mengerjakan Shalat

5. Menghadap ke Kiblat.

Bisa disimpulkan jika seseorang muslim tidak memenuhi salah satu saja dari ketentuan – ketentuan syarat sah shalat fardhu tersebut, maka shalat fardhu yang akan dikerjakan oleh seorang muslim tersebut tidak lah Sah.

Seperti itulah pembahasan mengenai Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Shalat yang ada didalam Ajaran islam menurut Jumhur Ulama, dan dengan memahami ulasan ini semoga saja kalian sebagai seorang Pembaca Online yang Muslim – Muslimah bisa mengetahui Perbedaan Antara Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat Fardhu ini, karena sekali lagi perlu disampaikan bahwa Materi Islam ini sangat penting untuk dipahami oleh kalian Para Pembaca Muslim di Indonesia.

pengertian dan tanda baligh di ajaran islam

Pengertian Baligh dan Tanda – Tanda Baligh Menurut Islam

Pembahasan mengenai Pengertian Baligh dan Tanda – Tanda Baligh menurut Ajaran Islam sendiri sangatlah penting untuk diketahui oleh kalian Para Pembaca Muslim, karena salah satu dari Syarat Wajib Shalat Fardhu ialah sudah Baligh. Selain itu, didalam mengerjakan Ibadah – Ibadah yang lainnya sendiri salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim – Muslimah ialah Sudah Akil Baligh, sehingga jika seseorang muslim belum masuk kedalam Kategori Baligh maka tidak diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Lima Waktu dan Ibadah yang lainnya.

Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa Seorang Anak yang belum mencapai Umur (Usia) yang termasuk kedalam Kategori Baligh maka mereka belum diwajibkan dan belum terbebani dengan berbagai kewajiban dalam melakukan Ibadah – Ibadah di Ajaran islam, hanya saja bagi kalian Para Orang Tua ada baiknya untuk selalu melatih Anak Anda dan mengenalkan tentang kewajiban akan mengerjakan Shalat Fardhu, agar kedepannya mereka (Anak Anda) bisa memahami bahwa salah satu kewajiban seorang Muslim ialah mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu.

pengertian dan tanda baligh di ajaran islam

Pengertian Baligh di Ajaran Islam

Adapun didalam Pengertian Baligh menurut Bahasa sendiri mempunyai artian ” Sampai ”, dan Pengertian Baligh menurut Istilah ialah telah sampainya Usia seseorang pada tahap kedewasaannya, atau usia anak dimana sudah mencapai pengalihan dari masa kanak – kanak menuju ke masa kedewasaan.

3 Tanda – Tanda Baligh Menurut Islam

Kemudian untuk tanda – tanda seorang anak telah memasuki masa baligh ini sendiri bisa kalian baca didalam Kitab Safinatun Najah yang ditulis oleh Syaikh Salim bin Sumair Al Hadlrami, didalam Kitab tersebut Syaikh Salim bin Sumair Al Hadlrami menjelaskan bahwa terdapat 3 Macam Tanda Baligh yang antara lain :

1. Sempurnanya Umur

Tanda Akil Baligh yang pertama ialah sempurnanya umur baik seorang Anak Laki –  Laki dan seorang anak perempuan. Didalam Kitab tersebut menjelaskan bahwa Sempurnanya umur seorang anak Laki – Laki ialah ketika sudah memasuki umur minimal 15 tahun, dan Sempurnanya Umur seorang anak Perempuan minimal 9 tahun.

2. Keluarnya Air Mani

Untuk Tanda Seorang Anak Laki – Laki Sudah Baligh yang kedua ialah keluarnya Air Mani, dan keluarnya air mani ini menjadi tanda baligh yang sudah disepakati oleh para Jumhur Ulama. Keluar air maninya ini bisa dikeluarkan secara sengaja seperti melakukan hubungan badan, ataupun keluar secara tidak sengaja seperti keluar saat sedang tidur (mimpi basah).

3. Haid atau Menstruasi

Adapun Tanda Seorang Anak Perempuan Sudah Baligh lainnya ialah saat seorang anak perempuan mengalami proses Haid (Menstruasi) untuk pertama kalinya, dan biasanya proses pertama kali Haid (Menstruasi) tersebut terjadi di Usia 9 Tahun.

Dari penjelasan tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa Seorang Anak Laki – Laki dan Seorang Anak Perempuan yang telah mengalami salah satu dari Tanda – Tanda Baligh tersebut, maka sudah bisa dikatakan mereka sudah Baligh (Sudah Dewasa) dan wajib untuk mengerjakan Ibadah – Ibadah yang telah diwajibkan untuk mereka kerjakan seperti Shalat Wajib Lima Waktu.

Namun perlu kalian ketahui juga bahwa jika seorang Anak baik Anak Laki – Laki dan Anak Perempuan telah memasuki umur 7 tahun dan telah Mumayyiz maka Orang Tua sudah diwajibkan untuk memerintahkan Anak nya tersebut untuk melakukan Sholat, beserta hal – hal yang berkaitan dengan sholat seperti Wudhu, Berdoa dan lain lainnya, tujuannya sudah tentu untuk melatih anak anda dan untuk mengenal anak anda dari dini tentang perkara shalat dan ibadah – ibadah yg lainnya.

Mungkin seperti itu saja pembahasan mengenai Materi Islam tentang Pengertian Akil Baligh dan Tanda – Tanda Baligh secara lebih detail di ajaran islam, dan semoga saja apa yang telah dijelaskan oleh penulis di artikel ini bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian para pembaca online di laman website mistamaja hp ini, karena sebagai penulis sangat meyakini bahwa diluar sana sudah tentu masih banyak pembaca muslim yang belum begitu memahami tentang salah satu Syarat Wajib Shalat Fardhu ini.

macam najis dan cara mensucikan najis di ajaran islam

3 Macam Najis dan Cara Membersihkan Najis Sesuai Sunnah

Penjelasan mengenai Macam Macam Najis dan Cara Membersihkan Najis sesuai Sunnah ini merupakan pembahasan yang cukup penting bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah yang ada di Indonesia, karena menjaga tubuh (mensucikan badan) dari Hadats dan Najis termasuk kedalam salah satu Syarat Sah Shalat Wajib Lima Waktu didalam Ajaran Islam, sehingga jika kalian seorang umat muslim akan mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu dalam keadaan Berhadats dan Bernajis maka tidak akan Sah Shalatnya.

Adapun didalam Pengertian Najis didalam ajaran islam sendiri adalah kotoran yang menyebabkan terhalangnya seseorang untuk beribadah kpd Allah Subhanahu wa ta’ala, karena definisi dari kata Najis sendiri dapat diartikan sebagai Jijik atau Kotoran. Beberapa contoh benda atau sesuatu yang termasuk kedalam najis, antara lain Darah, Nanah, Bangkai (kecuali Bangkai Manusia, Bangkai Ikan, dan Bangkai Belalang), Hewan Anjing dan Hewan Babi, segala sesuatu yg keluar dari Kubul dan Dubur serta Arak (Minuman Keras).

macam najis dan cara mensucikan najis di ajaran islam

3 Macam Najis dan Cara Mensucikannya

Kemudian untuk Jenis Jenis Najis di Ajaran Islam sendiri terbagi menjadi 3 Macam Najis jika dilihat dari cara membersihkannya, dan Ketiga Macam Najis tersebut antara lain

1. Najis Mukhaffafah

Pengertian Najis Mukhaffafah adalah Najis yang Ringan, dan Cara Mensucikan Najis Mukhaffafah ini juga cukup mudah yakni cukup dengan cara diperciki atau dibasuh dengan air pada bagian tubuh (badan) yang terkena oleh najis mukhaffafah ini. Dan untuk Contoh Najis Mukhaffafah ini antara lain

  1. Air Kencing Bayi Laki Laki Belum Umur 2 Tahun
  2. Madzi yakni Air yg keluar dari Kemaluan akibat terangsang, namun Madzi ini keluar tidak dengan cara memuncrat.

Perlu kalian ketahui bahwa meskipun masih terdapat bekas najis yang melekat, najis tersebut sudah dianggap bersih atau suci karena sekali lagi Najis Mukhaffafah merupakan najis yang ringan.

2. Najis Mutawassitah

Untuk Pengertian Najis Mutawassitah sendiri ialah najis yang sedang, dan Cara Mensucikan Najis Mutawassitah ini kalian harus membersihkan najis ini sampai tuntas, tanpa ada bekas yang melekat. Adapun didalam Cara Membersihkan Najis Mutawassitah ini bisa dengan cara menggunakan air, digosok – gosok menggunakan tanah atau benda lainnya, ataupun dengan cara lain. Contoh Najis Mutawassitah ini antara lain :

  1. Kotoran Manusia
  2. Darah Haid
  3. Air Mani yang cair
  4. Arak (Minuman Keras)
  5. Kotoran Hewan Yang Haram Dimakan
  6. Bangkai Hewan, Kecuali Bangkai Manusia, Ikan dan Belalang

Selain itu Najis Mutawassitah terbagi menjadi dua bagian, yang antara lain Najis Mutawassitah Ainiyah yakni najis yang memiliki wujud atau bentuknya dapat dilihat, dan Najis Mutawassitah Hukmiyah yakni najis yang bentuk atau bendanya tidak terlihat.

3. Najis Mughallazah

Pengertian Najis Mughallazah adalah Najis Yang Berat, dan Cara Mensucikan Najis Mughallazah ini dengan cara dicuci sampai 7 kali baik itu menggunakan air ataupun air yang dicampurkan dengan tanah. Untuk Contoh Najis Mughallazah ini antara lain :

  1. Terkena Babi (Menyentuh Babi)
  2. Terkena Air Liur Anjing, baik secara sengaja ataupun tidak sengaja
  3. Hewan Keturuan Anjing dan Babi

Selain Ketiga Macam Najis yang telah dijelaskan diatas, terdapat pula Macam Najis yang lainnya yaitu Najis Ma’fu atau najis yang dimaafkan. Pengertian Najis Ma’fu adalah najis yang tidak perlu dicuci atau dibasuh. Contoh najis ma’fu diantaranya adalah najis bangkai yg tidak mengalirkan darah, keluar darah atau nanah dari kulit dengan jumlah yang sedikit, debu, serta air lorong yg memercikan sedikit dan sulit untuk menghindarinya.

Seperti itulah pembahasan tentang Materi Islam mengenai Macam dan Cara Membersihkan Najis di Ajaran Islam, semoga saja apa yang telah dituliskan oleh Penulis Mistamaja HP ini bisa berguna bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah. Hal tersebut dikarenakan sebagai Penulis Online sangat meyakini bahwa diluar sana masih banyak Masyarakat Muslim yang belum begitu memahami dan belum begitu mengerti akan Macam – Macam Najis dan Contoh – Contoh Najis tersebut, sehingga dengan adanya ulasan ini maka Penulis sangat berharap dapat memberikan ilmu yang bermanfaat bagi mereka.

syarat wajib dan syarat sah shalat fardhu

3 Syarat Wajib Shalat dan 5 Syarat Sah Shalat Fardhu Lengkap

Pembahasan mengenai Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Shalat sangatlah perlu untuk pahami oleh Para Pembaca Muslim, karena Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat merupakan persyaratan yang harus ada oleh setiap Muslim sebelum mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu disetiap harinya. Adapun Syarat Sholat dan Syarat Sah Sholat dalam konteks ini merupakan sesuatu yg menjadi penentu suatu keabsahan suatu Shalat, dan bukan bagian dari Sholat sehingga Syarat Sah dan Syarat Wajib ini berbeda dg Rukun Shalat karena Rukun Shalat merupakan bagian dari Shalat.

Hal ini tentu sangat penting sekali bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah karena mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu merupakan termasuk kedalam Rukun Islam Pertama dan suatu Kewajiban yang harus dilakukan (dikerjakan) oleh setiap Muslim di setiap harinya. Dalam hal ini bisa kalian lihat didalam Firman Allah Subhanahu wa ta’ala di Al Qur’an Surat Ta Ha Ayat 14 yang berbunyi : ” Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yg hak) selain Aku, maka sembah-lah Aku dan dirikan-lah Sholat untuk mengingat Aku (QS. Ta Ha, Ayat 14) ”.

Selain itu bisa kalian lihat juga didalam Firman Allah Subhanahu wa ta’ala, didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 43 yang berbunyi : ” Dan dirikanlah Sholat, Tunaikan-lah Zakat, dan rukulah beserta orang2 yg ruku (QS. Al Baqarah Ayat 43) ”. Dengan melihat Perintah Mengerjakan Sholat didalam Al Qur’an tersebut, maka sudah dipastikan bahwa Sholat Fardhu Lima Waktu merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan dan dikerjakan oleh setiap Muslim – Muslimah yang telah memenuhi Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalatnya.

syarat wajib dan syarat sah shalat fardhu

3 Syarat Wajib Shalat Fardhu di Ajaran Islam

Untuk Pengertian Syarat Wajib Shalat Fardhu adalah suatu persyaratan (ketentuan) yang harus ada bagi setiap Muslim – Muslimah yang akan mengerjakan Shalat Fardhu, dan jika salah satu Syarat Wajib Sholat Fardhu ini tidak ada (belum terpenuhi) maka seseorang tersebut belum diwajibkan untuk mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu.

Adapun didalam Syarat Wajib Shalat sendiri masih sama dengan syarat – sayarat wajib ibadah lainnya, dan menurut Syekh Muhammad bin Qasim dalam Fathul Qarib telah menerangkan bahwa Syarat Wajib Shalat terbagi menjadi 3 yakni Islam, Baligh dan Berakal. Mungkin bisa kalian pahami penjelasan mengenai 3 Syarat Wajib Menunaikan Sholat Fardhu tersebut dibawah ini :

1. Islam

Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Fardhu yang pertama ialah Beragama Islam, atau telah memeluk Agama Islam karena telah dijelaskan didalam Al Qur’an bahwa setiap Muslim – Muslimah itu telah diwajibkan untuk mengerjakan Sholat, sehingga jika Seorang Non Muslim maka tidak diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu.

2. Baligh (Dewasa)

Untuk Syarat Wajib Melaksanakan Shalat Fardhu kedua ialah sudah Baligh atau sudah Dewasa. Konteks Baligh (Dewasa) didalam Ajaran Islam sendiri telah dijelaskan bahwa Ciri – Ciri Seseorang telah Dewasa (Baligh) antara lain sudah menginjak Umur kurang lebih 12 tahun – 15 tahun, sudah mengalami Mimpi Basah bagi Muslim Laki – Laki, dan sudah mulai keluar Darah Haid atau sering disebut dengan Datang Bulan untuk Muslimah Perempuan.

3. Berakal

Syarat Wajib Shalat Wajib Yang Ketiga ialah Berakal (Tidak Gila), karena Shalat merupakan Hubungan Manusia dengan Allah maka Manusia yang sehat Akalnya (Berakal) yang diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu. Oleh karena itu bagi Seseorang Muslim – Muslimah yang mengalami kelainan Akal atau tidak sehat akalnya (Gila) maka tidak diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu.

5 Syarat Sah Shalat Fardhu di Ajaran Islam

Kemudian untuk Pengertian Syarat Sah Shalat Fardhu adalah ketentuan – ketentuan (Syarat) yang harus dilakukan atau harus ada bagi setiap Muslim – Muslimah yang akan mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu, agar Shalat Wajib Lima Waktu yang dikerjakannya menjadi Sah. Adapun untuk Macam – Macam Syarat Sah Shalat Fardhu sendiri terdiri dari 5 macam, dan penjelasan mengenai 5 Macam Syarat Sah Mengerjakan Shalat Fardhu ini bisa kalian lihat dibawah ini :

1. Suci Badan Dari Hadats dan Najis

Untuk Syarat Sah Menunaikan Shalat Wajib Lima Waktu yang pertama ialah suci dari Hadats dan Najis. Dalam konteks ini dengan Berwudhu sebelum mengerjakan Shalat untuk Suci dari Hadats dan Najis Kecil, sedangkan Mandi Wajib untuk bersuci dari Hadats Besar. Terdapat Sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dari Hadits Ibnu Umar yang berbunyi : ” Allah tidak akan menerima Sholat yg dikerjakan tanpa Bersuci ”.

2. Menutup Aurat Dengan Pakaian Yang Suci

Untuk Syarat Sah Melaksanakan Shalat Fardhu yang kedua ialah menutup Aurat dengan Pakaian yang suci. Terdapat Hadits Shahih dari Aisyah Ra bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda : ” Allah tidak akan menerima Sholat-nya seorang Baligh (Dewasa) kecuali dengan mengenakan Khimar ”.

3. Berada Ditempat Yang Suci

Maksud dari Syarat Sah Shalat Fardhu yang ketiga ini ialah mengerjakan Shalat ditempat – tempat yang Suci dari Hadats dan Najis. Perlu kalian ketahui bahwa terdapat tempat – tempat yang dilarang untuk mengerjakan Shalat yakni shalat ditempat pembuangan sampah, tempat penyembelihan hewan, ditengah – tengah jalan, shalat di kamar mandi, shalat di Kuburan, shalat di Kandang Unta dan shalat diatas bangunan Ka’bah Mekkah.

4. Mengetahui Masuk Waktu Shalat

Syarat Sah Sholat Wajib Lima Waktu Yang Keempat adalah mengetahui waktu shalat wajib lima waktu tersebut, karena Shalat Wajib Lima Waktu (Shalat Subuh, Shalat Dzuhur, Shalat Ashar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya) mempunyai waktu yang berbeda – beda sehingga seorang Muslim – Muslimah harus mengetahui Masuknya Waktu Shalat Wajib tersebut, sehingga tidak akan Sah Shalatnya jika mengerjakan Shalat Wajib ketika belum masuk waktunya shalat.

5. Menghadap Kiblat

Macam Syarat Sah Shalat Wajib Lima Waktu yang terakhir ialah mengerjakan Shalat menghadap ke Arah Kiblat. Dalam hal ini bisa kalian lihat Firman Allah Subhanahu wa ta’ala didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah, Ayat 150 yang berbunyi : ” …. maka palingkan-lah wajahmu ke Masjidil haram. Dan dimana saja km sekalian berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya…. (QS. Al Baqarah, Ayat 150) ”.

Untuk Perbedaan Syarat Sah dan Syarat Wajib Shalat adalah jika setiap Muslim – Muslimah telah memenuhi Ketiga Macam Syarat Wajib Shalat yang telah dijelaskan diatas maka Muslim – Muslimah diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu disetiap harinya. Adapun untuk Lima Syarat Sah Dalam Shalat harus ada oleh setiap Muslim – Muslimah, itu untuk memenuhi ketentuan – ketentuan (Syarat) yang harus dilakukan bagi setiap Muslim – Muslimah supaya Shalat Wajib Lima Waktu yang dilaksanakannya menjadi Sah.

Mungkin hanya seperti itu saja penjelasan mengenai Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat Fardhu Lima Waktu, dan semoga saja Materi Islam yang telah dijelaskan didalam Website Mistamaja HP ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah Online di Indonesia, karena tidak bisa dipungkiri pula bahwa diluar sana pasti masih ada beberapa Pembaca Muslim – Muslimah yang belum begitu memahami dan mengerti akan Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Shalat ini.

pengertian nasakh secara lengkap

Pengertian Nasakh dan Contoh Nasakh Secara Lengkap

Pengertian Nasakh dan Contoh Nasakh merupakan salah satu Materi Islam yang cukup penting untuk dibahas dan diulas secara lebih dalam, karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa diluar sana masih banyak Para Pembaca Muslim dan Muslimah yang belum cukup memahami tentang Materi Islam Nasakh ini. Untuk alasan tersebutlah, Penulis Mistamaja HP akan membahas Pengertian, Contoh dan Macam Nasakh secara lebih detail kepada kalian Para Pembaca Muslim dan Muslimah.

pengertian nasakh secara lengkap

A. Pengertian Nasakh

Langsung saja didalam Pengertian Nasakh secara istilah sendiri adalah sesuatu ungkapan yg memiliki arti membatalkan sesuatu, kemudian menempatkan hal lainnya sebagai pengganti, dengan cara menghapus semuanya atau memindahkan.

Adapun perlu kalian ketahui bahwa Pengertian Nasakh didalam Al Qur’an sendiri terbagi menjadi 2, yakni : Nasikh dan Mansukh. Pengertian Nasikh ialah menghapus (pengganti), dan Pengertian Mansukh ialah yg dihapus (diganti).

Hanya saja terdapat beberapa pendapat lainnya mengenai Pengertian Nasakh ini, kurang lebih terdapat 4 Pengertian Nasakh yang perlu kalian ketahui yg antara lain :

1. Nasakh merupakan membatalkan hukum yg diperoleh dari nash (dalil) yg pertama, dibatalkan dgn ketentuan nash (dalil) yg datang kemudian.

2. Nasakh merupakan menghapus hukum syara’ dgn menggunakan dalil syara’ pula.

3. Nasakh merupakan menghapus hukum syara’ dgn menggunakan dalil syara’ pula dgn adanya tenggat waktu, dengan catatan kalau sekiranya tidak ada nasakh itu hukum yg pertama akan tetap berlaku.

4. Nasakh ialah membatasi keumuman nash yg terdahulu maupun yg mengqayidi (menentukan) arti dari lafad mutlak-nya dgn nash.

B. Macam – Macam Nasakh di Ajaran Islam

Kemudian untuk Macam dan Jenis Nasakh sendiri dibedakan menjadi Empat Macam Nasakh yang antara lain :

1. Nasakh Al Qur’an dengan Al Qur’an,

2. Nasakh Al Qur’an dengan Al Sunnah

Dalam hal ini bisa kalian lihat didalam Firman Allah SWT yg berbunyi : ” Diwaijbkan atas kamu, apabila maut hendak menjemput seseorang diantara kamu, jika dia meninggalkan harta, berwasiatlah utk kedua orang tua serta karib kerabat dgn cara yg baik, sebagai kewajiban bagi orang – orang yg bertakwa (QS. Al-Baqarah ayat 180) ”.

3. Nasakh Sunnah dengan Al Qur’an

Macam Nasakh ini menghapus ketetapan yg didasarkan pada sunnah, dan digantikan dg hukum yg didasarkan pada Al Qur’an. Seperti di Naskh nya arah Kiblat Shalat Baitul Maqdis yg berdasarkan sunnah dengan firman Allah SWT berikut:

” Kami melihat wajah-mu (Muhammad) sering menegadah ke-arah langit, maka akan kami palingkan engkau ke kiblat yg engkau senangi. maka hadapkan-lah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja km berada, hadapkan-lah wajahmu ke arah itu…. (QS. Al Baqarah ayat 144) ”.

4. Nasakh Sunnah dg Sunnah

Nasakh ini sendiri terbagi menjadi 4 bagian, yakni:

– Nasakh sunnah yg mutawatir dengan mutawatir.
– Nasakh sunnah yg ahad dengan yg ahad.
– Nasakh sunnah yg ahad dengan yg mutawatir.
– Nasakh sunnah yg mutawatir dengan yg ahad.

C. Hikmah – Hikmah Nasakh

Sedangkan didalam Hikmah dan Keutamaan Nasakh yg bisa didapatkan oleh seorang Muslim – Muslimah antara lain.

1. Bisa memelihara kemaslaha’tan hamba dgn syariat yg lebih bermanfaat untuk mereka, kpd agama serta dunianya sepanjang zaman.

2. Masa perkembangan dlm pembentukan tasyri’, sehingga mencapai kesempurnaan.

3. Sebagai bentuk ujian serta cobaan dgn melaksanakan serta meninggalkan.

4. Menjaga agar perkembangan hukum Islam senantiasa terkait dengan perkembangan zaman.

5. Memberikan keringanan kepada umat Islam.

Nasakh dapat diketahui melalui riwayat yg tegas dari Rasulullah SAW ataupun dari seorang shahabi yg mengatakan : Ayat ini menasakhkan ayat itu. Terkadang dgn nasakh ini pertentangan antara dua ayat dapat terselesaikan, tentunya saja dgn mengetahui sejarah sehingga dpt diketahui mana yg lebih awal ataupun akhir turunnya, dan didalam mengetahui nasakh tidak boleh berandar kdp para mufassirin atau ijtihad para mujtahidin tanpa didasarkan kpd nash yg sahih.

Mungkin seperti itu saja pembahasan mengenai Pengertian Nasakh, Macam Nasakh dan Contoh Nasakh. Semoga saja apa yang dituliskan oleh Penulis disini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim – Muslimah karena sekali lagi perlu ditekankan disini bahwa Materi Nasakh ini cukup penting sehingga sudah sangat bijak sekali bagi kalian Para Pembaca untuk mengetahui dan memahami Materi Islam Nasakh ini.

pengertian bacaan mad wajib muttashil

Apa Yang Dimaksud Bacaan Mad Wajib Muttashil

Bacaan Mad Wajib Muttashil – Pembahasan mengenai Apa Itu Mad Wajib Muttashil tentunya cukup penting bagi Para Pembaca Online di Mistamaja HP dan Para Pelajar Muslim Muslimah yang ada di Indonesia, karena tidak bisa dipungkiri bahwa Mad Wajib Muttashil ini termasuk kedalam salah satu Macam Ilmu Tajwid didalam membaca Al Qur’an yg paling banyak dicari oleh Para Pembaca dan Para Pelajar Muslim di Tanah Air.

Mungkin langsung saja didalam Pengertian Bacaan Mad Wajib Muttashil adalah salah satu ilmu tajwid yg harus dibaca Bersambung jika terdapat Huruf Hijaiyah Mad Thobi’ie bertemu dengan Huruf Hijaiyah Hamzah dalam Satu Kata didalam Bacaan Ayat Al Qur’an. Hal tersebut dikarenakan, secara garis besar Mad Wajib Muttashil ini terbagi menjadi 3 Suku kata yakni Mad (Panjang), Wajib (Harus) dan Kata Muttashil (Bersambung).

Cara Membaca Bacaan Mad Wajib Muttashil

pengertian bacaan mad wajib muttashil

Kemudian setelah kalian cukup mengetahui tentang Apa Itu Mad Wajib Muttashil dan Pengertian Mad Wajib Muttashil, maka dibawah ini perlu kalian ketahui juga Tata Cara Membaca Mad Wajib Muttashil didalam membaca Al Qur’an. Untuk Cara Membaca Bacaan Mad Wajib Muttashil ini harus dipanjangkan (bersambung) sampai 2 1/2 Alif, atau bisa dikatakan sepanjang 5 Harokat atau 2 1/2 kali panjang Mad Thobi’ie.

Dan perlu ditekankan sekali lagi kepada kalian Para Pembaca dan Para Pelajar Muslim di Laman Website Mistamaja HP, bahwa Cara Membaca Bacaan Mad Wajib Muttashil yg dipanjangkan (bersambung) sampai 2 1/2 Alif (Sepanjang 5 Harokat) ini berlaku jika terdapat Huruf Hijaiyah Mad Thobi’ie bertemu dengan Huruf Hijaiyah Hamzah didalam Satu Kata Ayat Al Qur’an.

Mungkin seperti itulah pembahasan secara lebih sederhana mengetahui Apa Yang Dimaksud Dengan Bacaan Mad Wajib Muttashil, dan semoga saja ulasan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Muslim dan Pelajar Muslim di Indonesia, karena ulasan ini sama pentingnya dengan ulasan Contoh Bacaan Mad Wajib Muttashil didalam Al Qur’an.

Sebelum mengakhiri tulisan ini, ada baiknya kalian mengetahui bahwa membaca Al Qur’an itu sangatlah banyak keutamannya, dan salah satunya akan mendapatkan Pahala yg banyak. Konteks ini bisa kalian lihat didalam Sabda Nabi Muhammad SAW yg berbunyi : ” Siapa saja yg membaca 1 Huruf dari Kitab Allah (Kitab Suci Al Qur’an), maka bagi-nya 1 kebaikan, 1 kebaikan itu akan dibalas sebanyak 10 kali lipatnya (Hadits Riwayat At Tirmidzi) ”.