Materi Fisika

rumus gelombang transversal

Rumus Gelombang Transversal dan Contoh Soalnya Lengkap

Rumus Gelombang Transversal – Sebelum mengetahui secara lebih dalam mengenai Rumus Cepat Rambat Gelombang Transversal, ada baiknya jika kalian mengetahui terlebih dahulu tentang Apa Itu Gelombang Transversal. Dan dalam hal ini Pengertian Gelombang Transversal adalah gelombang yg mempunyai arah rambatnya secara tegak lurus dgn arah getarannya. Gelombang transversal juga termasuk salah satu dari contoh gelombang mekanik yg merambatnya membutuhkan adanya medium.

Gelombang Transversal juga mempunyai sebutan yg lain seperti Simpangan (jarak suatu titik pd gelombang terhadap posisi setimbang), Puncak Gelombang (titik tertinggi pd gelombang), Dasar Gelombang (titik terendah pd gelombang), Bukit Gelombang (lengkungan yg berada bagian atas posisi setimbang), Lembah Gelombang (lengkungan yg berada pada bagian bawah posisi setimbang) dan Amplitudo (jarak puncak ataupun dasar gelombang terhadap posisi setimbang).

rumus cepat rambat gelombang transversal

Adapun untuk Macam Macam Contoh Gelombang Transversal yg bisa kalian temukan sebagai Para Pembaca dan Para Pelajar di dalam kehidupan sehari – hari diantaranya ialah Gelombang yg ada di Air yg terjadi apabila diberi gangguan, Gelombang Ombak Laut maupun Gelombang didalam Danau, dan Gelombang pada tali yg sd dimainkan sehingga bisa disimpulkan bahwa kalian tidak akan terlalu sulit untuk melihat Contoh Gelombang Transversal karena sering ditemui di Kehidupan Sehari – Hari.

1. Rumus Gelombang Transversal

Untuk pembahasan mengenai Rumus Cepat Rambat Gelombang Transversal bisa kalian lihat ulasannya dibawah ini :

rumus gelombang transversal

Keterangan :

λ (Lamda) ialah panjang gelombang (m)
V ialah cepat rambat gelombang (m/s)
f ialah frekuensi gelombang (sekon/detik)
n ialah jumlah gelombang
t ialah waktu (sekon/detik)

Adapun agar kalian sebagai Pembaca Online di Mistamaja HP bisa lebih memahami tentang Rumus Gelombang Transversal ini, maka bisa kalian lihat dan pahami Contoh Soal Gelombang Transversal yang telah dibuatkan Penulis Mistamaja HP untuk kalian semuanya.

2. Contoh Soal Gelombang Transversal

Jika ada Tali yg digetarkan akan membentuk gelombang dengan panjang gelombang yg dimiliki sepanjang 40 cm, dan jika besaran periode gelombang adalah 2 sekon, maka berapakah nilai cepat rambat gelombang tersebut. ?

Jawabannya :

λ = 40 cm atau 0.4 m
t = 2 sekon
V = λ / t = 0.4 / 2 = 0.2 m/s

Jika terdapat sebuah Gelombang yg bergetar sebanyak 120 kali selama 1 Menit, dan jika panjang gelombangnya sebesar 2 Meter. maka berapakah nilai dari cepat rambat gelombang tersebut ?

Diketahui :

n = 120 kali

t = 1 Menit : 60 Detik

λ = 2

Jawabannya :

Kita mencari nilai Frekuensi dari Gelombang terlebih dahulu, dg rumus :

f = n/t

f = 120 / 60 = 2 Hz

Maka setelah itu, baru memasukkan Rumus :

v = λ x f

v = 2 x 2

v = 4 m/s

Seperti itulah pembahasan mengenai Rumus Gelombang Transversal dan Contoh Soal Gelombang Transversal yang bisa penulis beriman kepada kalian Para Pembaca Online dan Para Pelajar, karena tidak bisa dipungkiri bahwa ulasan ini sama pentingnya dg Materi Fisika yg lain yakni Contoh Hukum Newton di Kehidupan Sehari – Hari.

Oleh karena itu sebagai Penulis, sangat berharap bahwa dengan adanya ulasan ini maka kalian sebagai Para Pelajar dan Pembaca Online bisa lebih memahami secara lebih dalam mengenai ulasan Rumus Gelombang Transversal ini. Dan akhir kata, jika terdapat penulisan kalimat didalam Artikel ini, Penulis memohon Maaf kepada kalian Para Pembaca Online di Mistamaja HP.

contoh hukum newton di kehidupan sehari hari

Contoh Hukum Newton 1, 2 dan 3 di Kehidupan Sehari – Hari

Contoh Hukum Newton 1, 2 dan 3 – Sebelum membahas secara lebih dalam mengenai Contoh Hukum Newton Pertama, Kedua dan Ketiga di dalam Kehidupan Sehari – Hari Manusia, ada baiknya bagi kalian Para Pembaca dan Para Pelajar untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai Apa Itu Hukum Newton didalam ilmu Fisika. Pengertian mengenai Hukum Newton sendiri adalah Tiga Hukum Fisika yg pertama kali di Rangkum oleh Isaac Newton.

Isaac Newton sendiri merupakan Seorang Fisikawan, Ahli Astronomi, Matematikawan dan Teolog berasal dari Inggris yang merancang Ketiga Hukum Newton ini didalam Karyanya yg berjudul Philosophiae Naturalis Principia Mathematica yg pertama kali diterbitkan pada 5 Juli 1687 Silam. Lalu Ketiga Hukum Newton (Hukum Newton 1, Hukum Newton 2 dan Hukum Newton 3) ini menggambarkan hubungan antara gaya yg bekerja pd suatu benda dan gerak.

Mungkin bisa kalian lihat Bunyi Hukum Newton 1 berbunyi : Jika Resultan gaya yg bekerja pada benda yg sama dg Nol, maka benda yg mula – mula diam akan tetap diam. Benda yg mula2 bergerak lurus beraturan akan tetap lurus beraturan dg kecepatan tetap. Lalu didalam Bunyi Hukum Newton 2 berbunyi : Suatu Percepatan dari Benda akan sebanding dg Jumlah gaya yg bekerja pada Benda itu, dan berbanding terbalik dg Massanya.

contoh hukum newton di kehidupan sehari hari

Lalu didalam Bunyi Hukum Newton 3 berbunyi : Jika suatu Benda memberkan gaya pd Benda yg lain maka Benda yg dikenai gaya akan memberikan gaya yg besarnya sama dg gaya yg diterima dari benda yg pertama, tp arahnya akan berlawanan. Mungkin untuk lebih memahami mengenai Ketiga Bunyi Hukum Newton tersebut, bisa kalian lihat Contoh – Contoh Hukum Newton 1, 2 dan 3 didalam Kehidupan Manusia Sehari – Hari dibawah ini :

A. Contoh Hukum Newton 1

Penjelasan mengenai Bunyi Hukum 1 Newton diatas ialah Setiap benda akan bisa mempertahankan suatu posisi diam ataupun bergerak lurus beraturan, terkecuali ada gaya yg bekerja untuk mengubahnya. Hukum Pertama Newton ini menyatakan apabila resultan gaya atau jumlah vektor dari semua gaya yg bekerja pada benda memiliki nilai nol,

Maka kecepatan benda tersebut ialah konstan, sehingga artinya setiap benda akan cenderung mempertahankan kedudukannya. Adapun didalam Contoh Hukum Newton 1 di Kehidupan Manusia Sehari Hari antara lain:

1. Contoh Hukum Newton Pertama ialah Saat seseorang mengerem kendaraan bermotor atau mobil, maka tubuh akan terdorong ke depan.

2. Contoh Hukum Newton Kesatu lainnya Saat seseorang menginjak pedal gas, maka tubuh akan terdorong ke belakang.

3. Contoh Hukum Newton I yg lain ialah Kertas yg dibawah Gelas Kaca ditarik dg capat, maka Gelas akan tetap Diam karna Resultan Gayanya sebesar Nol.

B. Contoh Hukum Newton 2

Penjelasan mengenai Bunyi Hukum Newton 2 diatas ialah apabila total dari gaya pd sebuah partikel akan sama dengan banyaknya perbuahan momentum linier p terhadap waktu. Maka Massa yg berkurang ataupun bertambah dari suatu sistem bisa menimbulkan suatu perubahan didlm suatu momentum, dan perubahan momentum ini bukanlah akibat dari adanya gaya.

Untuk dapat menghitung sistem dgn massa yg bisa berubah – ubah, diperlukan adanya persamaan yang berbeda. Sesuai dgn Hukum Newton Pertama, bahwa turunan momentum terhadap waktu tidak nol pada saat terjadi perubahan arah, meskipun tidak terjadinya perubahan besaran karena Hukum kedua ini memerlukan perubahan apabila realtivitas khusus diperhitungkan. Adapun didalam Contoh Hukum Newton 2 di Kehidupan Sehari – Hari antara lain :

1. Contoh Hukum Newton Dua ialah Badak Besar mendorong Badak Kecil sehingga Hewan Badak Kecil tersebut terpental.

2. Contoh Hukum Newton Kedua yg lain ialah Mobil Truk yg membawa Massa (Benda) Sedikit maka bisa mendapatkan percepatan yg lebih besar, daripada Mobil Truck yg membawa Muatan sangat banyak.

3. Contoh Hukum Newton II lainnya ialah Seseorang yg mendorong Grobak Mie Ayam dgn kekuatan tertentu, maka Grobak Mie Ayam akan berjalan dg suatu percepatan tertentu.

C. Contoh Hukum Newton 3

Penjelasan mengenai Bunyi Hukum Newton 3 diatas ialah setiap aksi selalu ada reaksi yg sama besar, dan akan berlawanan arah atau gaya dari 2 benda pada satu sama lain selalu sama besar serta berlawanan arah. Sehingga jika ada Benda apapun yg dapat menarik (menekan) suatu benda lain maka akan mengalami suatu Tarikan (tekanan) dg nilai yg sama dari benda yg ditekanan atau ditarik.

Hukum Ketiga newton ini juga menjelaskan apabila semua gaya merupakan interaksi antara benda yang berbeda, maka tidak ada gaya yg bekerja hanya pada suatu benda. Sebagai contoh jika terdapat Benda B mengerjakan gaya pd benda C, maka benda C secara bersamaan akan mengerjakan gaya dgn besar yg sama terhadap benda B serta kedua gaya segaris. Untuk Contoh Hukum Newton 3 di Kehidupan Manusia Sehari – Hari antara lain :

1. Contoh Hukum Newton Ketiga ialah jika kita menekan Hidung kita, maka hidung juga menekan tangan kita.

2. Contoh Hukum Newton Tiga lainnya ialah saat tangan kita memukul meja maka akan terasa sakit karna meja akan memberikan gaya dorong sebagai reaksi ke tangan.

3. Contoh Hukum Newton III yg lain ialah Semburan gas panas ke bawah yg dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar roket akan mendorong roket tersebut meluncur ke atas.

Seperti itulah pembahasan mengenai Contoh – Contoh Hukum Newton I, II dan III yang ada di Kehidupan Manusia sehari – hari. Dan tentunya masih banyak lagi Contoh Hukum Gaya Newton 1, 2 dan 3 lainnya yang bisa kalian temukan dan praktekan sendiri dirumah masing – masing.

Akhir kata, semoga ulasan ini bisa bermanfaat bagi kalian Para Pelajar (Siswa – Siswi) dan Para Pembaca Online di Laman Website Mistamajahp ini, karena sebagai Penulis Mistamaja Hp tentu berharap bahwa ulasan mengenai Contoh Hukum Newton di Kehidupan Sehari – hari ini bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian Para Pembaca.

sifat bayangan cermin datar, cekung dan cembung

Sifat Bayangan Cermin Datar, Cekung dan Cembung Lengkap

Sifat Bayangan Cermin Datar, Cekung dan Cembung – Pengertian mengenai Cermin sendiri ialah suatu permukaan yg licin, dan dapat menciptakan suatu Pantulan Bayangan benda dengan Sempurna. Cermin ini sering kali digunakan oleh Manusia, dan bisa dikatakan bahwa Cermin sebagai salah satu Benda Mati yg sangat sering dicari oleh Manusia.

Hanya saja didalam Jenis – Jenis Cermin sendiri terbagi menjadi 3 Macam Cermin, yang antara lain Cermin Datar, Cermin Cekung dan Cermin Cembung. Adapun untuk Pengertian dan Sifat – Sifat Bayangan Cermin Datar, Cermin Cekung dan Cermin Cembung bisa kalian lihat penjelasannya secara lebih lengkap dibawah ini :

sifat bayangan cermin datar, cekung dan cembung

A. Sifat Bayangan Cermin Datar

Pengertian mengenai Bayangan Cermin Datar ialah cermin yg memiliki permukaan datar seperti bentuk garis lurus. Bayangan dari benda yg dibentuk oleh cermin datas akan memiliki ukuran panjang dan lebar yg sama persis dengan benda tersebut. Dengan jarak yg dibentuk diantara benda serta cermin adalah sama dengan jarak antara cermin serta bayangannya.

Contoh Cermin Datar didalam Kehidupan Sehari – Hari adalah cermin rias yg dipakai sehari – hari oleh kalian. Adapun untuk Sifat – Sifat Cermin Datar antara lain :

1. Bayangan bersifat maya

bayangan pada cermin datar akan berada didalam cermin.

2. Memiliki tinggi yang sama dg objek

objek akan tampak sama tingginya dengan bayangan apabila bercermin pada cermin datar.

3. Memiliki ukuran yang sama dg objek

ukuran yang dihasilkan oleh bayangan pun akan tampak sama seperti objek aslinya.

4. Bayangan bersifat tegak

Pada seseorang berdiri tegak, maka tubuh pada cermin datar akan tampak terlihat serta tubuhnya tidak terbalik, bagian kepala akan tetap berada pada kepala dan kaki akan tetap pada kaki.

5. Bayangan bersifat terbalik

Pada saat bercermin menggunakan cermin datar, bagian kiri dari objek akan terlihat menjadi bagian kanan dan begitu juga sebaliknya, bagian kanan akan menjadi bagian kiri.

6. Memiliki jarak benda yang sama dgn jarak bayangannya

Apabila objek berada pada jarak yang dekat, maka objek pada cermin juga akan terlihat dekat dan sebaliknya.

B. Sifat Bayangan Cermin Cekung

Pengertian Bayangan Cermin Cekung adalah jenis cermin yg mempunyai permukaan berbentuk cekung atau lengkungan teratur ke bagian dalam mirip dengan bentuk permukaan bola. Pada bagian tengah cermin akan memiliki jarak yang lebih jauh ke benda dari pada bagian sisi atau tepi cermin. Terdapat sebuah titik imajiner yang menjadi pusat dari kelengkungan cermin tersebut yg mempunyai jarak sama dg setiap titik pada permukaan cermin.

Contoh Penggunaan Cermin Cekung pada Kehidupan Sehari – Hari biasanya digunakan untuk pemantulan lampu kendaraan, agar cahaya yg dihasilkan tampak menyebar atau tidak bertumpu pada satu titik saja. Cermin Cekung sendiri biasa digunakan pula pada senter, dan beberapa tipe lampu sorot yang lainnya. Untuk Sifat – Sifat Cermin Cekung antara lain :

1. Sifat bayangan akan tampak nyata, terbalik, tegak, serta diperkecil apabila objek diletakan lebih besar dari pada titik fokus cermin.

2. Sifat bayangan akan tampak nyata, terbalik, tegak, serta diperkecil apabila objek diletakan diantara titik fokus cermin.

C. Sifat Bayangan Cermin Cembung

Pengertian Bayangan Cermin Cembung ialah jenis cermin yg memiliki permukaan dg bentuk melengkung ke luar. Pada bagian tengah cermin akan memiliki jarak lebih dekat ke benda dari pada bagian tepiannya. Pada cermin cembung juga terdapat titik imajiner yg menjadi pusat kelengkungan cermin itu sendiri yg memiliki jarak yg sama dgn setiap titik pada permukaan cermin.

Contoh Cermin Cembung disetiap harinya, biasanya digunakan pada kaca spion kendaraan. Adapun didalam Sifat – Sifat Cermin Cembung antara lain :

1. Sifat bayangan akan tampak maya

dimana bayangan akan tampak berada didalam cermin.

2. Sifat bayangan tampak tegak

bayangan dari objek akan tetap tampak sama seperti objek aslinya.

3. Sifat bayangan diperkecil

dimana ukuran objek pada cermin akan tampak lebih kecil dari objek aslinya.

Demikianlah pembahasan mengenai Sifat Bayangan Cermin Datar, Cermin Cekung dan Cermin Cembung. Semoga saja apa yg telah dijelaskan oleh kami ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online di Mistamajahp ini, karena sebagai Penulis Mistamajahp sangat yakin bahwa diluar sana masih banyak Para Pelajar yg belum begitu memahami tentang Sifat Bayangan Cermin Datar, Cekung dan Cembung ini.

Contoh Gelombang Transversal dan Longitudinal

Contoh Gelombang Transversal dan Longitudinal Lengkap

Contoh Gelombang Transversal dan Longitudinal – Pengertian Gelombang ialah suatu Bentuk dari Getaran yg bisa merambat pada sebuah Medium, dan Cepat Rambat Gelombang ialah Jarak yg ditempuh oleh suatu Gelombang dlm Waktu 1 Detik. Satu Gelombang bisa kita lihat dari panjangnya dg menghitung Jarak antara lembah dg Bukit atau bisa kalian lakukan dg cara menghitung jarak antara satu Rapatan dg Satu renggangan.

Selain itu perlu kalian ketahui bahwa didalam Macam – Macam Gelombang sendiri menurut Arah Getarannya dapat dibagi menjadi Dua Gelombang, yakni Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal. Adapun untuk Pengertian Gelombang Transversal dan Pengertian Gelombang Longitudinal secara lengkapnya bisa kalian lihat ulasannya dibawah ini :

Contoh Gelombang Transversal dan Longitudinal

A. Contoh Gelombang Transversal

Pengertian gelombang transversal adalah gelombang yg memiliki arah rambat secara tegak lurus dgn arah getarannya. Gelombang transversal juga merupakan salah satu dari contoh gelombang mekanik yg merambatnya membutuhkan sebuah medium, gelombang ini akan tampak seperti bukit dan lembah apabila digambarkan pada sebuah grafik.

Gelombang Transversal juga terdapat istilah – istilah yg lain seperti simpangan, yakni jarak dari suatu titik pd gelombang terhadap posisi setimbang. Puncak gelombang, yakni titik tertinggi dari gelombang. Dasar gelombang, yakni titik terendah dari gelombang. Bukit gelombang, yakni lengkungan yg berada pada bagian atas posisi setimbang. Lembah gelombang, yakni lengkungan yg berada dibagian bawah posisi seimbang.

Berikutnya adalah Amplitudo, yakni jarak puncak ataupun dasar dari gelombang terhadap posisi setimbang. Serta yang terakhir ialah panjang gelombang, yakni panjang satu gelombang yg terdiri dari satu bukit serta satu lembah gelombang, dg jarak yg diperlukan suatu gelombang utk menempuh satu periode. Berikut ini Contoh – Contoh Gelombang Transversal yg antara lain :

1.  Gelombang Pada Riak Air

2. Gelombang Cahaya

3. Gelombang Love

4. Gelombang Seismik S

5. Gelombang Rayleigh

6. Gelombang Pada Tali, dan lain lain.

B. Contoh Gelombang Longitudinal

Kemudian didalam Pengertian Gelombang Longitudinal ialah jenis gelombang yg arah getarannya sama dg arah rambatnya. Artinya, arah dari gerakan medium gelombang akan sama atau berlawanan arah dengan perambatan gelombangnya. Gelombang longitudinal mekanis ini biasanya juga disebut sebagai Jenis Gelombang Kompresi (Mampatan) karena menghasilkan sebuah kompresi dan pencabutan saat melakukan perjalanan media.

Selain itu Gelombang Longitudinal dan Gelombang Melingtang juga sering disingkat dengan Gelombang-L dan Gelombang -T agar lebih mudah untuk disebutkan. Pada gelombang longitudinal, perpindahan medium sejajar dgn propagasi gelombang dan gelombang bisa lurus ataupun bulat. Sebuah gelombang sepanajang mainan slinky yang membentang, dimana jarak antara koil meningkat serta menurun merupakan contoh visualisasi yang baik.

Selain itu Jenis – Jenis Gelombang Longitudinal terbagi menjadi 2 jenis, yakni Gelombang Longitudinal Non Elektromagnetik dan Gelombang Longitudinal Elektromagnetik. Perbedaan utama dari kedua jenis tersebut ialah : jika gelombang elektromagnetik bisa memancarkan energi melalui ruang hampa, sedangkan gelombang non elektromagnetik tidak bisa memancarkan energi melalui ruang hampa. Kemudian Contoh Gelombang Longitudinal antara lain :

1. Gelombang Suara

2. Gelombang Plasma.

3. Gelombang P Seismik

4. Gelombang Slingki (Pegas)

Demikianlah pembahasan mengenai Contoh Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal, semoga saja apa yg telah dituliskan disini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online. Hal tersebut dikarenakan, sebagai Penulis sangat yakin bahwa ulasan ini sama pentingnya dg ulasan Cara Membuat Magnet didalam Mata Pelajaran Fisika.

Oleh karena itu dengan adanya ulasan tentang Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal secara lebih lengkap ini, maka Penulis Mistamajahp benar – benar sangat berharap bahwa kalian sebagai Para Pelajar dan Pembaca bisa memahami dan mengetahui tentang Jenis – Jenis Gelombang ini secara lebih dalam dan detail.

cara membuat magnet buatan secara sederhana

3 Cara Membuat Magnet dengan Elektromagnetik, Digosok dan Induksi

Cara Membuat Magnet Sederhana – Pengertian Magnet adalah suatu Benda yang dapat menarik suatu Benda lain disekitarnya, dan didalam Pengertian Magnet Buatan ialah Magnet yg dibuat oleh Tangan Manusia, dengan cara menggunakan Bahan Magnetik yang kuat seperti Bahan Magnetik Besi dan Bahan Magnetik Baja. Perlu kalian ketahui juga bahwa Macam Magnet berdasarkan bentuknya, terbagi menjadi beberapa jenis.

Jenis Magnet Menurut Bentuknya antara lain Magnet U, Magnet Ladam, Magnet Lingkar dan Magnet Jarum. Magnet – Magnet tersebut bisa diciptakan dan bisa dihilangkan Medan Magnetnya, karena didalam menghilangkan Medan Magnet sendiri sangat gampang, yakni dengan cara dibakar, dibanting – banting, dipukul – pukul, meletakan magnet pada solenoida kemudian dialiri dengan arus listrik bolak – balik atau AC.

Itulah Tips Cara Menghilangkan Medan Magnet didalam suatu benda, tetapi jika kalian ingin membuat suatu Medan Magnet Sederhana maka caranya juga sangat mudah. Setidaknya ada 3 Cara Membuat Magnet Buatan Sederhana yakni dengan di Gosok – Gosok, membuat magnet buatan dengan cara Induksi, dan membuat magnet buatan dengan cara elektromagnetik.

3 Cara Membuat Magnet Sederhana Secara Lengkap

cara membuat magnet buatan secara sederhana

1. Dengan Menggosokkan Magnet

Cara Membuat Magnet Secara Sederhana yang pertama ialah dengan menggosok – gosokkan Magnet Tetap, salah satu Contoh Membuat Magnet dengan Menggosok – Gosokan Magnet ini ialah : jika kalian mempunyai Paku ataupun Jarum dan didekatkan dengan Sebatang Besi atau Sebatang Baja maka Benda – Benda Kecil (Paku dan Jarum) itu tidak akan ditarik oleh Batang Besi dan Batang Baja tersebut.

Tetapi jika Batang Besi dan Batang Baja tersebut di Gosok – Gosokkan terlebih dahulu salah satu dari Ujung Magnet tetap di sepanjang batang Besi (Satu Arah) secara Berulang – Ulang, maka bisa dipastikan bahwa Benda Paku dan Jarum tadi jika didekatkan lagi maka akan tertarik (ditarik) oleh Batang Baja dan Batang Besi yang telah di Gosok – Gosokan tersebut.

Penjelasannya ialah ketika terjadinya penggosokan dg arah yg teratur, maka akan mengakibatkan adanya pengaruh Medan Magnet dari Magnet Permanen yg bisa dipakai untuk menye’arahkan posisi suatu domain. Dengan Posisi yg searah itu, tentunya akan mengakibatkan adanya suatu daya yg ditimbulkan oleh suatu Domain tersebut sehingga benda itu bisa bermagnet dan bisa menarik Benda – Benda disekitarnya (Paku dan Jarum tadi).

2. Dengan Aliran Arus Listrik (AC & DC)

Cara Membuat Magnet dengan Cara Elektromagnetik ini, sering disebut dengan Aliran Arus Listrik AC DC. Cara ini dilakukan dengan Melilitkan Benda yg bisa menghantarkan suatu Listrik layaknya Kawat Tembaga. Kawat Tembaga tersebut nantinya di hubungkan dg suatu Baterai dan didekatkan dg Paku – Paku Kecil, dengan cara ini maka Paku Kecil akan menempel ke Paku yang lebih besar yg telah dipasangkan Kawat Tembaga dan dialiri oleh Arus Listrik.

Perlu kalian ketahui bahwa dengan cara ini, maka Sifat Kemagnetan Paku Besar tersebut bersifat sementara karena Sifat Kemagnetan Paku Besar hanya ada jika dialiri oleh Aliran Listrik, sehingga jika sudah tidak dialiri oleh Aliran Listrik maka Sifat Kemagnetannya akan hilang dan Paku Besar itu tidak bisa menarik Benda – Benda Kecil didekatkanya, seperti Paku Kecil, Jarum dan lain lain.

Selain itu jika Sumber Arus Listrik yang searah (DC) diganti dengan Sumber Arus Listrik Bolak – Balik (AC) yang bertegangan Rendah maka Paku besar tersebut akan tetap mempunyai Sifat Kemagnetan, tetapi jika Paku Besar dialiri oleh Arus Listrik Bolak Balik (AC) dg tegangan yg normal, maka Sifat Kemagnetan dari Paku Besar akan hilang dan tidak bisa menarik benda – benda yang ada didekatnya.

3. Dengan Induksi

Cara Membuat Magnet Sederhana dengan Cara Induksi ini dilakukan dengan cara, sebuah Paku Besar didekatkan dg sebuah Magnet yg telah ditaruh pada Statif maka Paku akan menempel pada Magnet. Setelah itu Paku Besar yg tlah menempel di Magnet tersebut, jika didekatkan pada Paku – Paku Kecil maka Paku – Paku Kecil ini akan menempel pada Paku Besar yg telah menempel ke Magnet.

Hal ini dikarenakan Paku Besar yg menempel di Medan Magnet telah mengalami suatu Induksi sehingga Paku Besar menjadi bersifat sebagai Magnet. Akibat dari pengaruh suatu Medan Magnet tersebut, maka Paku yg menempel pd Magnet yg Permanen memungkinkan Posisi Domain Domiannya menjadi teratur dan bersifat sebagai benda magnet, Secara konsepnya Cara Membuat Magnet Buatan ini, sama saja dengan cara digosok dan cara Elektromagnetik.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Membuat Magnet Secara Digosok – Gosokkan, Secara Elektromagnetik dan Secara Induksi. Semoga saja apa yang telah dijelaskan oleh Penulis Mistamaja HP ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online, karena sebagai Penulis sangat meyakini bahwa diluar sana masih banyak beberapa Pelajar dan Masyarakat Umum yang belum begitu mengerti akan Cara Membuat Magnet Sederhana ini.

pengertian magnet alam dan magnet buatan

Pengertian Magnet Alam dan Magnet Buatan Lengkap

Pengertian Magnet Alam dan Buatan – Pengertian mengenai Magnet adalah benda yg bisa menarik benda benda yang ada di sekitarnya, dan perlu kalian tahu bahwa setiap Magnet itu mempunyai Sifat Kemagnetan yakni kemampuan suatu Benda untuk menarik suatu Benda – Benda yg ada disekitarnya. Selain itu Magnet mempunyai Sifat – Sifat yang mesti kalian ketahui sebagai Para Pembaca dan Pelajar.

Sifat – Sifat Magnet tersebut antara lain Magnet bisa menarik suatu benda, Medan Magnet dapat membentuk Gaya Magnet, Magnet mempunyai 2 Kutub yakni Kutub Utara dan Kutub Selatan, Kutub Magnet (Kutub Utara dan Kutub Selatan) tidak sesama tarik menarik dan sesama akan menolak, Sifat – Sifat Magnet dapat menghilang dan melemah jika jatuh terus – menerus, terbakar dan lain sebagainya.

Kemudian secara garis besar Magnet dibedakan menjadi 2 Jenis, dan 2 Jenis Magnet ini antara lain Magnet Alam dan Magnet Buatan. Untuk pembahasan secara lebih detail mengenai Pengertian Magnet Alam dan Magnet Buatan tersebut bisa kalian lihat ulasannya dibawah ini :

pengertian magnet alam dan magnet buatan

1. Pengertian Magnet Alam

Langsung saja didalam Pengertian Magnet Alam adalah Jenis Magnet yg sudah mempunyai Sifat Magnet secara Alami, dan  adanya Sifat Magnet ini tidak ada campur tangan Manusia. Lalu untuk salah satu Contoh Magnet Alam ini ialah Gunung Ida di Magnesia, hal ini dikarenakan Gunung Ida telah terbukti mampu menarik Benda – Benda yg ada disekitarnya.

2. Pengertian Magnet Buatan

Sedangkan untuk Pengertian Magnet Buatan adalah Magnet yg dibuat oleh Tangan Manusia dengan menggunakan Bahan Magnetik yg kuat, dan Bahan Magnetik Kuat yg digunakan seperti Besi dan Baja. Perlu kalian ketahui juga bahwa Macam – Macam Magnet Buatan ini terbagi menjadi 2 yakni Magnet Buatan Permanen dan Magnet Buatan Sementara.

– Pengertian Magnet Buatan Permanen

Magnet Buatan Tetap (Magnet Buatan Permanen) ialah Magnet yg mempunyai sifat kemagnetan yang Permanen (tetap), meskipun Proses pembuatan Magnetnya sudah dihentikan. Contoh Magnet Buatan Permanen, bisa kalian lihat didalam Pintu Lemari Es yang biasanya untuk menempelkan Stiker dan untuk menutup Pintu Lemari ES biar rapat.

– Pengertian Magnet Buatan Sementara

Magnet Buatan Sementara ialah Magnet yg mempunyai Sifat Kemagnetan yg bersifat sementara yakni terjadi selama proses pembuatannya saja, sehingga Magnet Buatan Sementara ini akan kehilangan Sifat Kemagnetan (Sifat Menarik Benda) ketika Medan Magnet Eksternal dihilangkan. Untuk Contoh Magnet Buatan Sementara ini bisa kalian temui didalam Magnet yg dipakai untuk membuat Elektromagnetik.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Magnet Alam dan Magnet Buatan, semoga saja dengan adanya ulasan ini maka bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian Para Pembaca Online di Situs Mistamaja HP ini. Setidaknya dengan membaca ulasan ini, maka kalian bisa lebih mengetahui tentang Perbedaan Magnet Alam dan Magnet Buatan, karena kita tahu bahwa Magnet sering sekali berguna di Kehidupan Manusia.

Kegunaan dan Manfaat Magnet di Kehidupan Sehari – Hari antara lain bisa digunakan untuk membuat Pengeras Suara (Loud Speaker), bisa digunakan untuk membuat Microfon, digunakan untuk membuat Pintu Lemari Es karena kita telah mengetahui bahwa Pintu Lemari Es tidak ada Kuncinya, digunakan sebagai Dinamo Sepeda, dan Kegunaan Magnet paling utama dan telah digunakan sejak dahulu ialah sebagai Kompas (Penunjuk Arah).

pengertian magnet permanen dan magnet sementara

Pengertian Magnet Permanen dan Magnet Sementara

Pengertian Magnet Permanen dan Sementara – Pengertian Magnet didalam Ilmu Fisika adalah benda yg mampu menarik suatu benda lain yang disekitarnya, dan setiap Magnet itu mempunyai sifat kemagnetan. Lalu didalam Pengertian Kemagnetan itu sendiri adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh suatu benda yang dapat menarik benda – benda lain yang disekitarnya.

Kata Magnet diambil dari Kata Magnesia, yang merupakan salah satu Nama Daerah di Asia dan menurut perkiraan Para Ilmuan bahwa China merupakan Negara pertama yg memanfaatkan dan menggunakan Magnet sebagai Petunjuk Arah. Selain itu Bangsa Yunani pernah menemukan sifat magnetik yg ada di bebatuan yg bisa menarik biji besi didaerah tersebut (China), mungkin seperti itulah Sejarah Ditemukan Magnet secara sederhananya.

Kemudian untuk Macam – Macam Magnet sendiri dibedakan menjadi beberapa macam, menurut Sifat, Karakteristik dan Bentuk Magnet itu sendiri. Adapun dikesempatan ini Penulis akan memberikan penjelasan mengenai Pengertian Magnet Permanen dan Magnet Sementara kepada kalian Para Pelajar dan Para Pembaca Online di Situs Laman Website Mistamaja Hp ini, dan bisa kalian baca secara lebih jelasnya dibawah ini :

pengertian magnet permanen dan magnet sementara

1. Pengertian Magnet Permanen

Langsung saja didalam Pengertian Magnet Permanen adalah suatu Jenis Magnet yg mampu mempertahankan kekuatan Gaya Magnetnya dalam jangka waktu yg lama. Magnet Permanen itu juga sering dikenal dengan sebutan Magnet Tetap, dan Magnet Permanen ini terbuat dari suatu Bahan Feromagnetik Keras yang bisa menampilkan suatu Histeresis.

Pengertian histeresis ini ialah ketika medan magnet eksternal secara bertahap hilang, maka bahan tahan demagnetisasi pada rentang yg lebih panjang dari kekuatan medan magnet itu sendiri. Adapun untuk salah satu Contoh Magnet Permanen didalam Kehidupan Sehari – Hari adalah Jenis Magnet di Pintu Lemari ES.

2. Pengertian Magnet Sementara

Sedangkan Pengertian Magnet Sementara adalah suatu Magnet yang akan menjadi Magnet jika ditempatkan di dlm Medan Magnet sehingga Material Magnet akan berlangsung salam Medan Magnet Eksternal diaktifkan, tetapi akan menghilang jika Medan Magnet Eksternal tersebut menghilang.

Medan Magnet Sementara ini juga sering disebut dengan Medan Magnet Tidak Tetap, dan Bahan Magnet Sementara sendiri mencakup Paramagnets dan Ferromagnets lembut seperti Besi, Logam dan Paduan Nikel. Untuk salah satu Contoh Magnet Sementara yang bisa kalian lihat di Kehidupan Sehari – Hari adalah Magnet yg dipakai untuk membuat suatu Elektromagnetik.

3. Perbedaan Magnet Permanen dan Sementara

Kemudian Perbedaan Antara Magnet Permanen dengan Magnet Sementara antara lain Magnet Permanen (Magnet Tetap) bisa menjadi suatu Magnet dg menempatkan mereka didalam Medan Magnet, dan tidak akan kehilangan Magnetisasinya tanpa Medan Magnet Eksternal, selain itu Bahan Magnet Permanen dibuat dari Bahan Feromagnetik Keras.

Lalu Magnet Sementara (Magnet Tidak Tetap), dapat memperoleh karakteristik Magnet jika menempatkan Material didalam Medan Magnet Eksternal, sehingga ketika Medan Magnet Eksternal itu dimatikan maka Materi tersebut akan kehilangan Magnetisasinya. Untuk Bahan Magnet Sementara ialah dibuat dari Bahan Feromagnetik Lembut (Paramagnetik Lembut).

Seperti itulah pembahasan mengenai Pengertian Magnet Permanen dan Magnet Sementara, semoga saja apa yang telah dituliskan oleh Penulis Mistamaja HP ini bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian Para Pembaca Online di Indonesia, karena sebagai Penulis sangat meyakini bahwa diluar sana masih banyak Masyarakat yg belum begitu memahami tentang Magnet Permanen dan Magnet Sementara ini.

pengertian magnet keras dan magnet lunak

Pengertian Magnet Keras dan Magnet Lunak Terlengkap

Pengertian Magnet Keras dan Magnet Lunak – Pengertian Magnet secara umum adalah suatu objek yg mempunyai suatu medan magnet. Kata dari Magnet atau magnit sendiri berasal dari Bahasa Yunani yakni ” Magnitis Lithos ” yang memiliki makna Batu Amgnesian, dan Magnesia sendiri merupakan nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yg kini dinamai dengan Kota Manisa, dimana didaerah tersebut terdapat sebuah batu magnet yg ditemukan sejak zaman dulu di wilayah tersebut.

Sifat – Sifat Magnet yg paling utama ialah menarik benda lain, beberapa benda bahkan dapat tertarik lebih kuat dari yang lainnya seperti logam. Contoh materi lainnya yang memiliki daya tarik tinggi terhadap magnet ialah Besi dan Baja. Akan tetapi, tidak semua benda logam itu dapat memiliki daya tarik yang sama. Contoh materi yang memiliki daya rendah diantaranya ialah oksigen cair.

Kemudian Macam – Macam Magnet jika dilihat dari sifatnya ini, dibagi menjadi 2 Jenis dan penjelasan secara lebih detail mengenai Jenis – Jenis Magnet ini bisa kalian lihat dibawah ini :

pengertian magnet keras dan magnet lunak

1. Pengertian Magnet Keras

Pengertian Magnet Keras adalah jenis magnet yang terbuat dari bahan pembuat magnet yg susah untuk dibuat, namun pada saat sudah menjadi magnet, sifat kemagnetannya dapat bertahan lama. Dan yang termasuk kedalam Contoh Magnet Keras diantaranya adalah Baja dan Kobalt.

2. Pengertian Magnet Lunak

Kemudian untuk Pengertian Magnet Lunak adalah jenis magnet yang terbuat dari bahan yg mudah untuk dibuat, akan tetapi setelah menjadi magnet, sifat kemagnetannya tidak dapat bertahan lama. Beberapa Contoh Magnet Lunak diantaranya ialah Besi.

Perlu kalian ketahui juga bahwa Magnet selalu memiliki adanya Dua Kutub, yaitu Kutub Utara dan Kutub Selatan, walaupun nantinya suatu Magnet itu dipotong – potong, maka potongan magnet kecil tersebut masih tetap memiliki dua kutub (Kutub Utara dan Kutub Selatan). Lalu didalam Cara Pembuatan Magnet berasal dari suatu materi yg memiliki suatu medan magnet, dan Materi itu bisa dalam bentuk Magnet Tetap ataupun Magnet Tidak Tetap.

Selain itu tidak bisa dipungkiri bahwa Magnet sangat dibutuhkan sekali di Kehidupan Sehari – Hari Manusia, bisa kalian lihat sendiri disekitar Anda bahwa Magnet memang tidak bisa lepas dari Kehidupan Manusia. Adapun didalam Manfaat dan Kegunaan Magnet Bagi Kehidupan Manusia antara lain : sebagai bahan pembuat speaker (pengeras suara), dipakai pada ujung obeng untuk mempermudah mengambil skrup, dll.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Magnet Keras dan Magnet Lunak, semoga saja ulasan Fisika Dasar SMP ini bisa bermanfaat bagi kalian Para Pembaca Online di Laman Website Mistamaja HP karena tidak bisa dipungkiri bahwa ulasan Magnet Keras dan Magnet Lunak ini sama pentingnya seperti Pengertian Konduktor dan Isolator didalam Materi Fisika SMP Dasar.

Selain itu tidak bisa dipungkiri bahwa diluar sana masih banyak Pelajar SMP yang belum begitu mengerti dan belum begitu mengetahui mengenai Pengertian Magnet Keras dan Magnet Lunak sehingga dengan adanya ulasan ini maka bisa berguna bagi Para Pelajar yang belum cukup memahaminya, paling tidak mereka menjadi tahu tentang Perbedaan Magnet Keras dan Magnet Lunak.

pengertian konduktor dan isolator secara lengkap

Pengertian Konduktor dan Isolator Beserta Contohnya Lengkap

Pengertian Konduktor dan Isolator – Hallo apa kabar para pembaca Online di Situs Mistamaja HP, langsung saja setelah dipertemuan sebelumnya Penulis telah menjelaskan secara lebih detail mengenai Apa Itu Fisika Dasar. Oleh karena itu dikesempatan ini Penulis secara bergantian akan membahas secara lebih detail pula mengenai Perbedaan Konduktor dan Isolator karena Materi ini (Konduktor dan Isolator) cukup penting sekali didalam Mata Pelajaran Fisika tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

1. Pengertian Konduktor dan Contoh Konduktor

Langsung saja didalam Pengertian Konduktor ini adalah suatu zat atau bahan yang dpt menghantarkan arus listrik, baik itu zat padat, cair, ataupun gas karena sifat dari zat atau benda tersebut yang konduktif, maka disebut dengan Konduktor dan Ciri – Ciri Konduktor yang baik itu sendiri memiliki tahanan jenis yang kecil dan salah satu Penghantar atau Contoh Konduktor yg sangat baik adalah emas, akan tetapi karena harganya yang begitu mahal, maka penghantar yg umumnya digunakan adalah tambaga dan aluminium untuk menghemat biaya.

Lalu Ketahanan Konduktor yang diberikan tergantung dari bahan atau matrial yang digunakan terbuat dari apa serta berapa ukurannya karena untuk bahan tertentu, resistansi akan berbanding terbalik dgn luas penampangnya. Contohnya bisa kalian lihat didalam kawat tembaga yg tebal memiliki resistansi lebih rendah dari pada kawat tembaga yang tipis, dan juga untuk resisten sebanding dgn panjang. Contohnya kawat tembaga yg lebih panjang ketahanannya lebih tinggi dari pada kawat tembaha yang pendek.

Contoh Konduktor Bersifat Logam antara lain : Emas, Tembaga, Perak, Aluminium, Zink, Besi, dll.

pengertian konduktor dan isolator secara lengkap

2. Pengertian Isolator dan Contoh Isolator

Kemudian untuk Pengertian Isolator adalah bahan yang tidak dapat atau sulit untuk melakukan perpindahan muatan listrik, atau secara umum isolator adalah penghambat aliran listrik. Fungsi Isolator yg lainnya ialah sebagai penopang beban ataupun pemisah antara konduktor tanpa membuat adanya aliran arus yang mengalir keluar atau antara konduktor. Alat ini juga sering digunakan sebagai alat yg digunakan utk menyangga kabel transmisi listrik yang terdapat pada tiang listrik.

Lalu Bahan isolator sendiri tidak ada yang sempurna, karena isolator masih membawa sejumlah muatan kecil mobile atau pembawa muatan yang dapat dibawa saat arus listrik mengalir. Hal tersebut menjadikan semua isolator menjadi konduktif secara elektrik pada saat voltase cukup besar digunakan, sehingga medan listrik akan mengalirkan air dari atom dan hal ini dikenal juga dengan sebutan Breakdown Isolator.

Beberapa Contoh Isolator yg baik itu sendiri diantaranya ialah Kertas, Kaca, ataupun Teflon. Sedangkan beberapa Contoh Bahan Isolator lainnya yang masih cukup bagus digunakan sebagai isolator diantaranya adalah Karet dan Plastik. Bahan – Bahan Isolator tersebut dipilih menjadi Isolator Kabel karena lebih mudah untuk diproses serta dibentuk, akan tetapi masih dapat digunakan sebagai penyumbat aliran listrik untuk voltase menengah (kurang lebih mampu menahan ratusan atau ribuan volt).

Fungsi Isolator sendiri yg paling utama ialah untuk menghindari sengatan listrik, hubungan arus pendek, dan juga menghindari bahaya kebakaran yang dikarenakan kabel saling bersentuhan dan menghasilkan sambungan silang. Oleh karena itu harus dipasang isolator pada bagian tengah berongga pada kabel untuk mencegah terjadinya pantulan gelombang EM yang nantinya dapat menyebabkan kejutan manusia ataupun bahaya sengatan listrik pada tegangan yang lebih tinggi dari 60 volt.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Konduktor dan Isolator, semoga saja dengan adanya ulasan mengenai Materi Fisika Dasar ini, kalian sebagai Para Pembaca Online di Situs Mistamaja HP bisa dengan mudah memahami dan mengerti akan Perbedaan Konduktor dengan Isolator. Sekian saja dari Penulis, dan sekali lagi semoga ulasan ini bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian. Salam Cinta Membaca Online.